Ultimate magazine theme for WordPress.

Kementan RI Pilih Minsel Sebagai Daerah Pencanangan Bawang Putih Sulut

Target Swasembada 2019

0 34

Manadonet.com – Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan termasuk 1 diantara 77 Kabupaten dan 18 Propinsi yang dipilih Kementerian Pertanian RI untuk Pencanangan penanaman bawang putih. Hal ini untuk mewujudkan Swasembada Bawang Putih di tahun 2019 dengan target impor sebesar 0 persen di tahun 2021.

Bupati DR. Christiany Eugenia Paruntu, SE dalam sambutannya berterima kasih sekaligus berbangga karena boleh memilih Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan sebagai salah satu tempat penanaman bawang putih oleh Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI.
Sebagai dapur bisnis di Indonesia Timur, Kecamatan Modoinding Minahasa Selatan sebagai salah satu tempat penyuplai sayur mayur di luar daerah dengan perputaran mencapai hampir 1 Triliun pertahun. “Kita harus bersyukur karena memiliki alam yang subur dan indah yang diberkati dengan potensi Pertanian yang luar biasa, katanya.
Kita harus membuktikan bahwa para petani Minsel mampu menerapkan berbagai ilmu dan teknologi Pertanian dalam pengembangan bawang putih, sehingga ke depan kita dapat tumbuh menjadi sentra penghasil bawang putih di Sulawesi Utara bahkan di kawasan Indonesia Timur sebagaimana target Swasembada Bawang Putih 2019.

“Saya harapkan lewat pelantikan penyuluh hari ini dapat bekerja membantu para petani, dan dimintakan seluruh koordinator Balai penyuluhan pertanian Kecamatan dapat mengkoordiner dan memfasilitasi seluruh penyelenggaraan penyuluhan dalam menyediakan kerangka acuan di wilayah kerja masing-masing, ucap Bupati Tetty Paruntu.

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian RI yang diwakili Mardyahayati mengatakan,
Pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian sedang dan gencar mendorong untuk Swasembada Bawang Putih yang pada awalnya diproyeksikan 2023. Namun dipercepat hingga bisa Swasembada pada 2019 dan tahun 2021 target impor 0 persen.
Untuk mewujudkan Swasembada Bawang Putih berkelanjutan 2021, dibutuhkan areal lahan sebesar 70. 500 hektare baik untuk produksi benih maupun untuk memenuhi kebutuhan konsumsi.
Tahun ini telah dialokasikan APBN untuk pengembangan bawang putih seluas 6000 hektare untuk 18 Propinsi dan 77 Kabupaten termasuk Minahasa Selatan, dengan optimis besar bisa terwujud serta mengulang kembali Sejarah yang mana telah menunjukan Indonesia pernah berjaya dengan memproduksi bawang putih sebesar 153000 ton dengan lahan 22000 hektare, ungkapnya.
Ketua Asosiasi Pengusaha Bawang Putih Indonesia Pieko Njotosetiadi bersama para Importir serta segenap Organisasi Perangkat Daerah turut serta dalam Pencanangan/Penanaman bawang putih di Kecamatan Modoinding pada, Rabu 25 Juli 2018.

Leave A Reply

Your email address will not be published.