Ultimate magazine theme for WordPress.

VAP Diduga Lecehkan Panji Yosua

0 25


Manadonet.com – Bupati Vonnie Anneke Panambunan (VAP) dinilai telah melecehkan Panji Yosua Minahasa Utara dalam acara Deklarasi Pemilu Damai 2019 di lapangan Desa Kaima, Kecamatan Kauditan, Selasa (21/09).

Pada saat itu Bupati datang terlambat dan sesampainya di podium ia menyalami para tamu undangan yang telah menantinya. Namun orang nomor satu di Minut sengaja tak menyalami Ir. Joppi Lengkong MSi yang hadir dalam kapasitasnya sebagai komandan Panji Yosua Minut.

Sikap Panambunan menuai kecaman dari Panji Yosua Minut yang menuntut Panambunan harus meminta maaf secara terbuka kepada organisasi yang berada di bawah GMIM dan Pria/Kaum Bapa GMIM ini. Penasehat Panji Yosua Minut Pdt. Billy Johanes mengatakan walau banyak masyarakat tahu antara bupati dan Lengkong selaku wabup sudah tak mesra seharusnya bupati tak menunjukkannya secara terbuka di hadapan publik.

“Itu (tak menyalami Lengkong, red) menyalahi tata krama dan etika. Dalam politik, orang bakusalah sah-sah saja. Tapi dalam hal-hal resmi seperti ini, tidak bisa dan tidak baik,,” tegas Johanes dalam konferensi pers, Senin (24/09).

Ditambahkan Johanes, Panji Yosua bukanlah organisasi yang tak jelas melainkan organisasi yang memiliki dasar hukum serta berdiri dibawah sinode GMIM dan PKB GMIM. “Ingat Panji Yosua dan GMIM punya andil dalam menunjang pasangan Vonnie Panambuan sebagai bupati dan Joppi Lengkong sebagai wabup. Jadi jangan dilecehkan,” tegasnya.

Johanes menambahkan sangat tak elok jika di satu sisi selalu menonjolkan kegiatan-kegiatan seperti KKR dan sebagainya tapi di sisi lain tindakan yang ditunjukkan di depan publik justru bertolak belakang dengan makna KKR. “Ini sama deng muka gaga mar hati ba gai,” sentil Johanes yang menjadi pembaca deklarasi dalam deklarasi pemilu damai di Kaima.

Pdt. Harlan Poluan STh MPd.K menegaskan VAP harus meminta maaf kepada Panji Yosua. “Kami merasa sangat dikecewakan oleh sikap bupati karena bapak Joppi Lengkong datang dalam kapasitas komandan Panji Yosua Minut. Jadi bupati harus minta maaf sesegera mungkin kepada ketua Panji Yosua Minut,” ujar ketua bidang bina mental Panji Yosua Minut ini.

Bagaimana kalau VAP menolak minta maaf? Dengan tegas Poluan menyatakan Panji Yosua akan melakukan demo dan mensomasi bupati Minut. “Kami akan demo dan juga akan melakukan somasi,” tegas Poluan yang disambut tepuk tangan pengurus dan anggota Panji Yosua lainnya.

Hal senada dilontarkan komandan Panji Yosua wilayah Kalawat I Ronny Wenas dan ketua bidang advokasi Panji Yosua Minut Elvis Kussoy SH. “Ini bukan masalah personal tapi kelembagaan. Karena itu bupati harus secepatnya meminta maaf kepada Panji Yosua,” kata mereka.

(Red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.