Ultimate magazine theme for WordPress.

Oknum Kadis Minut Diduga Pukul Istri, Ada Pelakor?

0 44

 

Foto: Isteri (PL) saat membuat laporan di Polsek

Manadonet.com – Kasus kekerasan dalam rumah tangga adalah mimpi buruk yang menghantui para isteri ketika harus mengalaminya tanpa ada kekuatan untuk melawan ataupun menghindar karena perempuan dan anak dianggap lemah.

Seperti yang teralami oleh seorang isteri dengan inisial PL, diduga sang suami berinisaial TS alias Toar yang adalah Kepala Dinas disalah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) ini tega melakukan tindak kekerasan terhadap isterinya dikarenakan cemburu ketika membaca percakapan sang isteri dengan pria lain lewat aplikasi what’s up (WA) Sabtu (3/11).

“Setelah membaca WA dari handphone, dia langsung marah sekaligus menuduh saya punya hubungan khusus dengan pria lain kemudian saya diseret sampai kepintu serentak lengan pun dijepitkan kepintu padahal sebenarnya percakapan kami hanyalah mengenai surat ijin keramaian yang saya urus”, jelas korban sedih.

Menurut korban sendiri melalui unggahan status Facebook yang langsung dihapus, bahwa TS mempunyai hubungan khusus dengan salah satu oknum Tenaga Harian Lepas (THL) yang ada disalah satu Dinas di Pemkab Minut, bahkan sempat menyimpan tangkapan layar percakapan “mesra” oknum Kadis ini, bersama THL yang diduga sebagai Perebut Laki Orang (Pelakor).

“KDRT yang dia (TS) lakukan sudah beberapa kali, bahkan kekerasan secara Verbal (kata kata) sudah menjadi hal biasa. Hal ini sudah berlangsung lama, namun saya masih diam karena masih mengharapkan perubahan” ungkap korban.

Karena merasa tidak aman PL memberanikan diri untuk melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, didampingi ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Wilayah Teritorial Sulawesi Utara (Wilter Sulut) Howard Marius.

“Selaku kepala rumah tangga seharusnya dia melindungi dan membuat isteri merasa aman bukan malah melakukan kekerasan apalagi sebagai abdi negara yang dipandang berperilaku baik. Sangat disayangkan mengapa oknum pejabat yang adalah panutan masyarakat bisa terlibat KDRT, kiranya kasus ini dapat ditindak lanjuti oleh pihak berwajib”, tambah Marius. (SFS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.