Ultimate magazine theme for WordPress.

Diduga Oknum PT Waskita Precast Bikin Stempel Palsu

0 2,156


Manadonet.com – Setelah masuk pada era Jokowi saat ini, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu hal yang diprioritaskan dan sepertinya program ini tidak hanya terfokus di Jawa tapi juga ke seluruh Indonesia.

Seperti terlihat di daerah nyiur melambai ini hadir pembangunan jalan tol Manado – Bitung,
namun sangat disayangkan diduga ada oknum yang tak bertanggung jawab meraup untung pribadi dari proyek yang memakan biaya trilyunan ini sehingga bangunan yang dihasilkan nanti mungkin diragukan atau tidak akan maksimal hal ini bukan hanya berdampak buruk bagi pengguna jalan tapi juga bisa merugikan masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi yang didapat, oknum tersebut diduga adalah pekerja dari PT Waskita Karya Manado bisa berani membuat Stempel suplier diduga penggunaannya untuk memalsukan berkas pembelian atau untuk kebutuhan lainnya sehingga hal ini patut dipertanyakan.
Saat dikonfirmasi Agus dari PT Waskita Karya Tbk cabang Manado terkejut karena tak tahu dengan hal ini, “Kaget juga saya padahal untuk bahan sendiri kami datangkan langsung dari jawa sana”, jawabnya lewat komunikasi telepon seluler belum lama ini.

Oleh pengakuan Sri Indah yang juga dari PT Waskita Karya Tbk dibagian SDM dalam percakapan telepon ketika dikonfirmasi menyatakan bahwa, “oknum tersebut adalah karyawan dari Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) yang resmi sebagai entitas anak usaha PT Waskita Karya (Persero)”, demikian dijelaskan Indah.

Ditemui terpisah dikantor PT Waskita Precast Tbk yang terletak di Airmadidi bawah Kabupaten Minahasa Utara, Duta yang bertanggung jawab dibagian logistik memberitahukan bahwa oknum tersebut adalah karyawan perusahaannya tanpa disadari secara tidak langsung menunjukkan bahwa orang itu dikenalinya mungkin lewat seragam yang digunakan, ” dia memang karyawan Waskita Precast Tbk yang dari Surabaya kemudian ditugaskan untuk membantu pekerjaan disini”, katanya sambil merekomendasikan nama Irsan sebagai ketua kelompok oknum tersebut untuk dihubungi.
Namun ketika dimintai keterangan Irsan enggan berkomentar lebih, “Maaf saya lagi sibuk mengawasi pekerjaan” Begitu jawab Irsan singkat. (SFS)

Leave A Reply

Your email address will not be published.