Forward dan DPRD Sulut Media Gathering Desember 2021

oleh
Ketua DPRD Sulut Andi Silangen, saat memberikan materi. (Istimewa)

MANADO, Manadonet-com- Sekretariat DPRD Sulut gelar Media Gathering bersama Forum Wartawan DPRD (Forward) Sulut dihadiri Pimpinan Anggota DPRD Sulut, di Ranowangko Beach, Minahasa, Senin (7/12/2021).

Ketua DPRD Sulut Andi Silangen dalam membawa materi menjelaskan, ada 2 komunitas berarti disini anggota DPRD dan komunitas pers yang didalamnya ada wartawan tentunya kita bagi 2 untuk menyusun peran masing-masing, yang nantinya akan ketemu peran menjadi simbiosis mutualisme artinya saling membutuhkan dan di ujung akan ketemu untuk kesejahteraan rakyat.

Kita bicara mengenai pers, atau media massa baik tertulis, elektronik itu sudah masuk dalam semua aspek masyarakat. Kalau dulu terbatas orang mengetahui tapi sekarang perkembangan teknologi yang luar biasa sampai di desa-desa sudah bisa menikmati media elektronik.

“Yang sekarang saya lihat sudah bergeser, media elektronik cukup banyak. Saya juga sendiri sudah jarang membaca media cetak, karena media elektronik lebih praktis beritanya yang saya perhatikan lebih cepat,” ujar Ketua DPRD Sulut Andi Silangen.

Lanjut dia, pers ini sebagai change of transformation karena sangat berpengaruh kepada publik masyarakat untuk membentuk opini. Jadi dia terima informasi yang disampaikan oleh rekan-rekan pers akan menjadi persepsi masyarakat, inilah peran penting pers apalagi dalam situasi yang kita ketahui dua tahun terakhir ada suatu keadaan pers dan kita semua tidak pernah menyangka bahwa akan terjadi yang namanya bawah covid-19 pandemi yang luar biasa.

Dan secara nasional diakui Presiden pada Hari Pers kemarin, bahwa peran pers dalam turut serta juga menanggulangi keadaan covid-19 ini dengan berita-berita yang sungguh luar biasa yang disampaikan ke masyarakat, yang berita cepat, menyebar luas sehingga membentuk suatu persepsi masyarakat terutama dalam penegakan protokol kesehatan.

“Saya juga mengerti teman-teman pers adalah garda terdepan mencari berita untuk disebarkan ke masyarakat walaupun dalam keadaan covid-19. Sebagai garda terdepan sebenarnya pers itu memiliki hak seperti Nakes lainnya untuk di proteksi dengan vaksinasi,” ucap dia.

Menurut dia, jadi kalau nakes ada vaksinasi yang ketiga pers harus juga diberikan. Nanti ibu sekwan tolong dibantu, nanti ada booster ketiga untuk teman-teman pers karena mereka mencari berita selalu bersentuhan dengan banyak orang.

“Inilah peran pers yang sungguh luar biasa, jadi sebagai media untuk menyampaikan informasi,” kata dia.

Dia menambahkan,  tentu kerja pers ada kode etik yang mengatur disana, teman-teman tentu tahu pada pasal 1 wartawan Indonesia harus menyampaikan berita yang independen, akurat, berimbang dan yang luar biasa tanda koma di belakang tidak beritikad buruk. Jadi kerja pers ini diatur oleh jurnalistik.

Kita harus membangun kinerja yang namanya mutualisme simbiosis. Saling membutuhkan. Anggota DPRD sangat membutuhkan peranan pers karena pada waktu seseorang anggota dewan melakukan program yang dia lakukan, dia perlu informasi ini tersebar kepada masyarakat.

“Dan inilah menjadi tugas dan peran pers memberikan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat mengetahui kerja-kerja dari teman-teman anggota DPRD,” tambah dia.

Sementara itu dalam laporan, Sekretaris DPRD Sulut Galdy Kawatu mengatakan, acara ini diprogramkan diagendakan oleh Sekretariat DPRD dan didanai dari dana APBD. Sebenarnya merencanakan melaksanakan dua kali kegiatan dan tahun ini yang pertama.

Menurut Kawatu, wartawan yang meliput di DPRD Provinsi Sulut ada 68 media dan 68 wartawan relatif banyak dibandingkan wartawan yang meliput di kantor gubernur dan mereka membentuk Forum Wartawan DPRD (Forward),

“Memang ada beberapa persyaratan dari Forward sehingga tidak semua wartawan yang meliput di DPRD Sulut masuk dalam Forward, hanya ada 48 yang bergabung dalam Forward,” ujar Glady Kawatu.

Lanjut Kawatu, tetapi kita memfasilitasi walaupun ada perbedaan kita berupaya secara proporsional mengakomodir kehadiran wartawan yang sangat disadari pemerintah daerah bahwa wartawan sebagai pilar demokrasi perlu memang optimalkan sinergitasnya supaya mampu menjaga terutama kondusifitas daerah.

Karena kita tahu bersama pemberitaan yang tidak kondusif juga bisa mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketentraman daerah dan juga bisa mencederai eksistensi dan wibawa DPRD ketika ada pemberitaan yang tidak berimbang, tidak dilakukan sesuai UU Pers dimana perlu adanya cek, ricek dan kroscek.

Oleh karena itu kita patut berterima kasih oleh seluruh wartawan di DPRD yang “dengar-dengaran”.  Tidak ada niat dari kami sebenarnya Sekretariat Dewan seperti ada pendapat dari orang-orang tertentu bahwa kita membuat wartawan dalam “tekanan”.

Tapi selama ini kami mempersilahkan wartawan kalau itu sesuai dengan fakta silakan diberitakan, tetapi kalau kalau tidak diberitakan sesuai dengan fakta juga bisa ada tuntutan dari pihak-pihak tertentu termasuk juga pemerintah daerah.

Kami bersyukur kerjasama sudah terjalin dengan baik dengan segenap jajaran pers, untuk itu forum-forum seperti ini semoga semakin meningkat dan kerjasama kita dalam membangun daerah, dengan pemberitaan-pemberitaan yang bisa mendidik masyarakat, menginformasikan yang benar terutama mohon dibantu dijaga wibawa dari DPRD yang adalah wakil rakyat. Terima kasih selama ini berjalan dengan baik, kalaupun ada riak-riak itu bagian dari dinamika. Bersyukur kita bisa bermitra dengan baik.

Apresiasi pak Ketua DPRD Sulut untuk pertama kali secara resmi boleh bersama-sama dengan kami.

Turut hadir, Anggota DPRD Sulut Fabian Kaloh, Melky Pangemanan, rekan-rekan Forward Sulut serta Sekretariat DPRD Sulut. (valentino warouw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.