Tingkatkan Cakupan ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Silian, Pengabmas PKM Jurusan Keperawatan Polkesdo Bekali 30 Kader Kesehatan dengan Pelatihan BEP

oleh
Foto bersama Tim Pengabmas Polkesdo Manado dengan Kepala Puskemas Silian dan Kepala Desa Silian Satu bersama para kader kesehatan peserta pelatihan BEP.

MANADO, Manadonet.com — Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Manado (Polkesdo) menggelar pengabdian kepada masyarakat (pengabmas) Program Kemitraan Masyarakat (PKM) di Kecamatan Silian, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 17-19 Mei 2022, di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Silian Satu.

Ketua Tim Pengabmas PKM Polkesdo, Tati S. Ponidjan, M.Kep.Ns.Sp.Kep.An mengatakan, kegiatan tersebut bertajuk Breastfeeding Education Program (BEP) pada kader kesehatan.

Ketua Tim Pengabmas PKM Polkesdo, Tati S. Ponidjan, M.Kep.Ns.Sp.Kep.An memberikan pelatihan kepada para kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Silian.

“Tujuannya untuk membekali atau melatih para kader kesehatan dalam upaya meningkatkan self efficacy ibu memberikan ASI eksklusif di daerah terdampak bencana wilayah kerja Puskesmas Silian,” ujar Tati.

Dia mengungkapkan, penyuluhan dan pelatihan BEP sangat penting di Kabupaten Mitra yang merupakan wilayah rawan bencana alam karena memiliki satu gunung berapi yaitu Gunung Soputan.

Pasalnya, bencana alam dapat berdampak pada keselamatan jiwa bagi penduduk dan kerusakan lingkungan di sekitar gunung berapi tersebut.

Tim Pengabmas Polkesdo Esther N. Tamunu, S.Kep.Ns, M.Kep saat memberikan pelatihan BEP.

Letusan gunung berapi dapat memberikan dampak psikologis bagi penduduk termasuk ibu yang memiliki bayi dan sedang menyusui.

“Stres psikologis pada seorang ibu yang sedang menyusui dapat berisiko menurunkan produksi ASI. Lewat pelatihan BEP menggunakan Apron dan Disaster Evacuation Baby Carrier (DEBC) pada kader kesehatan, diharapkan meningkatkan pemahaman dan ketrampilan kader dalam kesiapsiagaan bencana,” terangnya.

“Sehingga informasi ini dapat diteruskan pada semua ibu hamil dan menyusui di wilayah kerja Puskesmas Silian. Sehingga dapat meningkatkan self efficacy (rasa percaya diri) ibu hamil saat terjadi bencana dan tetap memberikan ASI eksklusif pada bayinya serta meningkatkan cakupan ASI Eksklusif di wilayah Puskesmas Silian,” sambung Tati, diiyakan Anggota Tim D. Sisfiani Sarimin, M.Kep.Ns.Sp.Kep.An dan Esther N.  Tamunu, S.Kep.Ns, M.Kep.

Tim Pengabmas Polkesdo D. Sisfiani Sarimin, M.Kep.Ns.Sp.Kep.An memberikan materi dan penyuluhan kepada para kader kesehatan Puskesmas Silian.

Lanjut dia, pengabmas PKM Polkesdo menyasar sekira 30 kader di sepuluh desa yang ada di wilayah kerja Puskesmas Silian.

Pembukaan pelatihan dihadiri Kepala Puskesmas Silian dr. Mobilani Sandag dan Kepala Desa Silian Satu Fenly Meteng.

“Terima kasih kepada Tim Pengabmas PKM Polkesdo yang telah memberikan pelatihan dan edukasi sangat bermanfaat bagi para kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Silian,” tukas dr. Sandag. (rds/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

No More Posts Available.

No more pages to load.