Implementasi DBON, Pemkot Manado Identifikasi Minat dan Bakat Ratusan Atlet Pelajar

oleh
Ratusan siswa se-Kota Manado tampak begitu antusias mengikuti proses identifikasi minat dan bakat yang digagas Pemkot Manado.

MANADO, Manadonet.com – Komitmen untuk memajukan olahraga di Kota Manado terus dibuktikan Wali Kota Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota dr. Richard Sualang (AARS).

Teranyar, AARS mengimplementasikan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dengan menggelar identifikasi minat dan bakat calon atlet di Hall A Gedung KONI Manado, Jumat (17/2/2023).

Hebatnya lagi, AARS menghadirkan langsung Ketua Lembaga Pendidikan Pelatih Olahraga LANKOR (LP2O LANKOR) Prof. Dr. Ria Lumintuarso, untuk memimpin identifikasi minat dan bakat calon atlet.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pontowuisang Kakauhe mengatakan, identifikasi minat bakat atlet dari kalangan pelajar merupakan road map untuk menuju prestasi olahraga.

Dengan identifikasi minat bakat ini dapat diketahui potensi atlet sekaligus olahraga yang diminati.

Sehingga pengembangan atlet akan lebih tepat saran sehingga pada akhirnya akan melahirkan atlit yang berprestasi sekaligus berkarakter.

“Identifikasi minat dan bakat berguna untuk mengetahui peluang olahraga prestasi atlet agar pelatih dapat memberikan saran olahraga terbaik bagi atletnya,” ujar Pontowuisang Kakauhe didampingi Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kota Manado┬áBilly Mandagie.

Lanjut dia, identifikasi minat bakat atlet pelajar ini dihadiri sekitar 500-an pelajar dari berbagai sekolah di Kota Manado.

“Kita menghadirkan banyak pelajar karena kita mencari yang benar-benar berpotensi dan atlit yang mampu berprestasi membawa nama daerah di tingkat nasional dan internasional,” ungkap Kakauhe.

Para siswa mengikuti salah satu tes dalam identifikasi minat dan bakat untuk masuk PPLPD Manado.

Sementara itu Ketua LP2O LANKOR Prof. Dr. Ria Lumintuarso mengatakan, proses awal dari identifikasi yakni tes fitnes didalamnya fitnes yang powerfull seperti ledakan ototnya, kecepatan dan daya tahan.

“Jika bagus soal itu semua maka mereka berbakat untuk olahraga apapun maka diikuti dengan tes minat olahraga yang mereka sukai,” ujar Prof Lumintuarso.

Ditambahkannya, jika pelajar dinyatakan lolos maka selanjutnya peranan orang tua penting untuk pemenuhan gizi serta adanya ketentuan berpakaian olahraga.

“Kesuksesan olahraga usia dini merupakan kolaborasi antara Dispora, orang tua, sekolah dan atlit itu sendiri,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, LP2O LANKOR merupakan lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan peningkatan kualitas Kepelatihan Olahraga.

LP2O LANKOR membekali pelatih dengan kualitas dan memiliki daya saing global dan menyelenggarakan pelatihan pelatih pada berbagai tingkatan kepelatihan dan berbagai cabang olahraga serta menyelengarakan pelatihan lainya yang dibutuhkan oleh dunia olahraga baik nasional maupun internasional. (get)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.