Jadi Korban Penganiayaan, IRT Asal Tutuyan Laporkan Oknum Pensiunan TNI

oleh -57 Dilihat
Oknum pensiunan TNI diduga pelaku penganiayaan. (ist)

MANADONET.COM – Grace Gawinuho, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Desa Tutuyan, Kecamatan Tutuyan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oknum pensiunan TNI inisial KYR alias Kar.

Warga yang sama. Mirisnya, kasus yang terjadi sejak 16 Maret 2024 dan telah dilaporkan ke Polres Boltim hingga kini diduga tidak ada kejelasan. “Kejadiannya pada 16 Maret 2024 malam. Saya sudah melaporkan kasus penganiayaan itu ke Polres Boltim, tapi hingga kini belum ada kejelasan kasus,” ujar Grace Gawinuho, Rabu (19/6/2024).

Menurut dia, awal kejadian ketika pelaku Kar menuduh anak lelaki Grace melempar rumahnya dengan batu.
“Padahal waktu kejadian, saya bersama suami dan anak saya sedang main kartu bersama beberapa tetangga. Pelaku di sekitar lokasi kami main kartu dan mendengar dia berteriak dengan menuduh anak saya yang melempar rumahnya serta menyebut anak saya dengan kata-kata makian,” tutur dia.

Laporan polisi yang dibuat korban sejak Maret lalu.

Situasi itu, menurut Grace, dia dan suaminya serta beberapa tetangga yang bermain kartu tidak menanggapi reaksi Kar. Grace kemudian balik ke rumah bermaksud menonton televisi dan meninggalkan anak dan suami serta tetangga melanjutkan bermain kartu.

“Kira-kira 30 menit kemudian, pelaku masih berteriak dan menyebut nama suami saya. Suami saya kemudian keluar dari tempat main kartu dan menanyakan maksud Kar dengan menyebut nama suami saya. Lalu terjadi pertengkaran antara pelaku dan suami saya. Saya yang berada di rumah kemudian keluar karena sudah terjadi keributan antara suami saya dan pelaku,” bebernya.

“Saya kemudian mengatakan kepada pelaku untuk diam, namun saya ditonjok dibagian bibir hingga pecah. Setelah kejadian itu, saya mengatakan saya akan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib, namun dibalas pelaku untuk silahkan dilaporkan karena dia tidak takut,” tuturnya. (rds/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.