MANADONET.COM- PT PLN (Persero) menyatakan komitmennya mendukung penuh integrasi layanan kelistrikan ke dalam Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diluncurkan secara nasional. Inisiatif ini diyakini akan memperkuat perekonomian lokal, terutama di sektor agrikultur dan desa.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan koperasi desa merupakan mitra strategis PLN dalam memperluas jangkauan layanan kelistrikan hingga ke akar rumput.
“Ini merupakan bukti konkret dukungan PLN untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor agrikultur pedesaan dan kelurahan,” ujar Darmawan di Jakarta, Selasa (22/7).
PLN mengintegrasikan layanan Payment Point Online Bank (PPOB) ke dalam koperasi desa, sehingga mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi kelistrikan seperti pembelian token dan pembayaran rekening listrik.
Darmawan menilai, kehadiran layanan ini tidak hanya memperluas akses, tetapi juga menciptakan multiplier effect bagi masyarakat desa maupun koperasi itu sendiri.
“Kami juga siap mendukung koperasi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi daerah melalui suplai listrik yang andal,” tambahnya.
Komitmen ini ditegaskan PLN seiring peluncuran 80.081 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Desa Bentangan, Wonosari, Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). Program tersebut dinilai sebagai tonggak penting modernisasi koperasi di Indonesia.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya koperasi sebagai solusi untuk memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok dan meningkatkan efisiensi ekonomi rakyat.
“Saudara-saudara, 80 ribu koperasi ini adalah upaya kita memperpendek rantai distribusi bahan-bahan penting bagi rakyat. Rakyat kecil harus punya akses terhadap kebutuhan dasar dengan harga terjangkau,” ujar Prabowo.
Presiden juga menyoroti perlunya infrastruktur pendukung koperasi seperti gudang, cold storage, gerai sembako, apotek, kendaraan logistik, dan fasilitas pembiayaan super mikro.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Ketua Satuan Tugas Koperasi Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyebut peluncuran kelembagaan koperasi ini sebagai bagian dari gerakan besar membangun ekosistem ekonomi desa yang berpihak pada rakyat kecil.
“Hari ini kita melahirkan wajah baru koperasi Indonesia: Koperasi Merah Putih. Ini bukan sekadar tempat produksi dan distribusi, tapi juga alat pemberdayaan petani, nelayan, pelaku ekonomi desa,” kata Zulkifli.
Ia menambahkan, koperasi akan memudahkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan mulai dari sembako, pupuk, logistik, simpan pinjam, hingga layanan kelistrikan.
“Bayar listrik pun bisa di koperasi desa. Setiap transaksi di Kopdes bisa memberikan tambahan penghasilan seribu sampai dua ribu rupiah. Jadi warga tidak perlu pergi jauh,” ungkap Zulkifli.
Integrasi layanan kelistrikan PLN dalam koperasi desa/kecamatan ini diharapkan menjadi bagian penting dari transformasi ekonomi desa, dengan mengedepankan prinsip gotong royong, pemberdayaan, dan kemandirian berbasis komunitas. (valentino)









