MANADONET.COM — Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Dra. Vonny J. Paat, menggelar Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2025, bertempat di GMIM Elim Kolongan, khususnya bersama kelompok pemuda Minggu, 30 November 2025.
Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta, terdiri dari pemuda gereja, pelajar, dan perwakilan komunitas lokal yang antusias menyampaikan gagasan dan aspirasi mereka.
Kegiatan dimulai pukul 11.00 WITA, diawali dengan doa pembukaan lalu penyampaian ucapan selamat datang oleh Ketua Jemaat GMIM Elim Kolongan. Selanjutnya, Vonny Paat menyampaikan sambutan sebagai Anggota DPRD Sulut.
Dalam sambutannya, Paat menjelaskan maksud pelaksanaan reses, yakni menjaring secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat, terutama pemuda sebagai generasi penerus. Ia juga memaparkan tugas, fungsi, dan peran DPRD, termasuk bagaimana aspirasi masyarakat diakomodasi dalam sistem perencanaan daerah.
Vonny Paat memaparkan sejumlah program pemerintah provinsi yang tengah berjalan dan yang akan direalisasikan.
Ia menegaskan bahwa banyak program diarahkan bagi pemberdayaan pemuda, antara lain, penguatan keterampilan dan daya saing generasi muda, bantuan pendidikan, pengembangan bakat dan minat, pemberdayaan komunitas kreatif dan UMKM pemuda.
Sesi dialog digelar dalam bentuk tanya jawab dan forum terbuka, dengan antusiasme peserta yang cukup tinggi dalam menyampaikan kebutuhan dan gagasan mereka. Berikut aspirasi utama yang tercatat:
1 Bantuan studi bagi pelajar SMA/SMK/SLB, mahasiswa S1, hingga pascasarjana untuk mendukung pendidikan berkelanjutan.
2 Program pelatihan kepemimpinan pemuda seperti LDKP, capacity building, dan bentuk latihan kepemimpinan lainnya.
3 Pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM guna meningkatkan kreativitas dan kemandirian ekonomi pemuda.
4 Pengadaan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai sarana peningkatan kompetensi di dunia usaha dan industri.
5 Fasilitas olahraga untuk mendukung minat dan bakat pemuda dalam kegiatan seni, olahraga, dan pengembangan talenta.
6 Bantuan untuk sanggar seni, seperti alat kesenian dan kostum, untuk mendorong kreativitas budaya dan kegiatan pemuda.
Aspirasi ini menunjukkan bahwa generasi muda Kolongan memiliki perhatian kuat pada pendidikan, pengembangan kapasitas diri, serta sektor ekonomi kreatif.
Kegiatan reses ditutup pukul 15.00 WITA. Vonny Paat menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan disaring menurut kewenangan kabupaten/kota dan pemerintah provinsi, disampaikan dalam rapat paripurna kepada Gubernur Sulut, diinput dalam Pokok-Pokok Pikiran DPRD (Pokir) melalui SIPD, dan dijadikan bahan pembahasan resmi DPRD untuk mendorong realisasi program bagi pemuda.
“Pemuda adalah masa depan daerah. Setiap aspirasi yang disampaikan hari ini sangat penting dan pasti akan kami perjuangkan,” tegas Paat. (vln)







