PLN Hadirkan Listrik Energi Surya di Pulau Terluar Sangihe, Warga Menyambut Haru

oleh -1423 Dilihat
oleh
PLN Hadirkan Listrik Energi Surya di Pulau Terluar Sangihe, Warga Menyambut Haru. (istimewa)

MANADONET.COM- Warga Pulau Lipang dan Pulau Laotongan di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, kini tak lagi hidup dalam gelap. Dua pulau kecil di ujung utara Sulawesi itu akhirnya menikmati listrik selama 24 jam setelah PT PLN (Persero) menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di wilayah tersebut.

Sebelumnya, masyarakat hanya mengandalkan lampu pelita dan genset sebagai sumber penerangan terbatas di malam hari. Kini, harapan baru hadir bersama sinar listrik dari dua pembangkit energi terbarukan yang dibangun PLN, yakni PLTS Lipang berkapasitas 93 kilowatt peak (kWp) dan PLTS Laotongan berkapasitas 180 kWp.

Dua pembangkit tersebut merupakan bagian dari 47 PLTS yang tersebar di 47 desa di 11 provinsi, dan telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (26/6/2025).

“Dengan listrik ini, anak-anak saya bisa belajar di malam hari. Sebelumnya kami hanya menggunakan lampu botol dengan minyak tanah. Sekarang rumah kami terang,” kata Nur Mandak, warga Pulau Lipang, tak kuasa menahan haru saat menceritakan pengalamannya menyalakan lampu listrik untuk pertama kalinya.

Hal serupa dirasakan Alfret Salatang, seorang nelayan dari Pulau Laotongan. Ia menyebut listrik yang kini tersedia membuatnya dapat menyimpan hasil tangkapan di kulkas, sehingga tidak perlu terburu-buru menjual ikan sebelum rusak.

“Kalau dulu cuma bisa tangkap 15-20 kilo, karena harus langsung dijual atau dimakan. Sekarang bisa simpan dulu dan jual lebih banyak, penghasilan jadi bertambah,” ungkap Alfret.

Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran listrik PLN yang menurutnya membawa dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

“Nelayan kini bisa menyimpan hasil tangkapannya, anak-anak bisa belajar malam hari, dan fasilitas kesehatan juga bisa lebih optimal. Ini benar-benar perubahan besar,” ujar Thungari.

PLN: Listrik Adil dan Merata

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kehadiran listrik di Pulau Lipang dan Laotongan menjadi bukti nyata komitmen PLN dalam menghadirkan keadilan energi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“PLN hadir tidak hanya di kota, tetapi juga hingga ke wilayah terluar. Kami ingin memastikan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan akses terhadap energi yang andal dan bersih, sejalan dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun, menyampaikan bahwa tantangan geografis tidak menjadi hambatan bagi PLN untuk mewujudkan proyek energi bersih ini.

Selain membangun PLTS, PLN juga mengembangkan jaringan distribusi berupa 1,62 kilometer sirkuit (kms) Jaringan Tegangan Menengah (JTM), 2,32 kms Jaringan Tegangan Rendah (JTR), serta 3 unit trafo distribusi dengan kapasitas total 150 kilovolt ampere (kVA).

“Kami percaya bahwa listrik adalah fondasi utama kemajuan. Dengan hadirnya listrik, akan terbuka akses lebih besar terhadap pendidikan, layanan kesehatan, dan peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Usman. (valentino)

No More Posts Available.

No more pages to load.