PLN Segera Hadirkan Listrik 24 Jam di Pulau Gangga Sulawesi Utara

oleh -1946 Dilihat
oleh
PLN SULUTTENGGO - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) dan General Manager (GM) PLN Wilayah Suluttenggo, Usman Bangun. PLN menegaskan komitmen untuk membantu Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) dalam mewujudkan program listrik 24 jam bagi masyarakat nelayan dan warga sekitar Pulau Gangga.

MANADONET.COM- Warga Pulau Gangga, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, segera menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.

Program ini merupakan buah kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Suluttenggo, sebagai bentuk penghargaan atas jasa warga yang terlibat dalam penyelamatan korban tragedi KM Barcelona 5A.

General Manager PLN Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan komitmen PLN untuk mendukung penuh program prioritas Gubernur Sulut, Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam mewujudkan keadilan akses energi bagi masyarakat pesisir.

“Kami dari PLN Suluttenggo siap membantu pemerintah dalam menyediakan listrik 24 jam. Setelah diskusi bersama Bapak Gubernur, kami langsung melakukan langkah-langkah teknis di lapangan,” kata Usman dalam keterangan usai pertemuan di Wisma Negara, Bumi Beringin, Rabu (23/7/2025).

Ia menyebutkan bahwa infrastruktur kelistrikan di Pulau Gangga sudah disiapkan, dan dengan tambahan mesin pembangkit dari Pemprov Sulut, target operasional 24 jam akan tercapai sebelum 17 Agustus 2025.

“Semoga kehadiran listrik ini bisa mengubah kehidupan masyarakat menjadi lebih baik. Terima kasih atas dukungan Gubernur yang telah memberikan kemudahan bagi kami,” ujar Usman.

Sebelumnya, Gubernur YSK menyampaikan bahwa keputusan menghadirkan listrik sepanjang hari di Pulau Gangga bermula dari niat memberikan penghargaan kepada masyarakat nelayan atas aksi heroik mereka saat membantu evakuasi korban kecelakaan laut KM Barcelona 5A.

Namun, setelah menerima surat terbuka dari warga yang memohon listrik 24 jam, Gubernur mengubah arah kebijakan.

“Mereka sudah memberi nyawa untuk menolong sesama. Saya pikir, daripada piagam, lebih baik kita beri sesuatu yang akan berdampak langsung pada kehidupan mereka,” ucap Gubernur YSK.

Setelah berkoordinasi dengan PLN, YSK memastikan bahwa Pulau Gangga dan Talise akan segera terang benderang. Dua unit genset berkapasitas 250 kVA akan segera dikirim untuk mendukung operasional pembangkit.

“Ini bukan sekadar fasilitas. Ini adalah bentuk penghormatan sejati dari pemerintah kepada rakyatnya,” kata YSK.

Ia menambahkan, kehadiran listrik 24 jam akan membuka peluang ekonomi baru, meningkatkan kualitas hidup warga, serta menjadi pijakan menuju pembangunan yang lebih inklusif.

“Kalau masyarakat meminta sesuatu yang benar-benar mereka butuhkan, maka tugas kami adalah mendengar dan mewujudkannya,” tegasnya. (valentino)

No More Posts Available.

No more pages to load.