MANADONET.COM- PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur resmi mengoperasikan listrik pertama di Dusun Bandealit, Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember. Kawasan ini berada di dalam Taman Nasional Meru Betiri.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, mengatakan, penyalaan listrik yang bertepatan dengan momen menjelang HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ini menjadi tonggak baru pemerataan akses energi di Jawa Timur.
“Keberhasilan penyalaan listrik di Dusun Bandealit merupakan bagian dari program perluasan jaringan PLN yang terbagi dalam tiga tahap strategis,” ujar Ahmad
Pada tahap pertama, PLN berhasil menghadirkan listrik ke 40 pelanggan dengan pemasangan kabel terisolasi berpilin tegangan menengah sepanjang 5.023 meter sirkuit (ms) serta jaringan tegangan rendah sepanjang 150 ms.
Tahap kedua akan melanjutkan pembangunan jaringan tegangan menengah dan rendah, dengan potensi melayani 125 pelanggan baru. Adapun tahap ketiga ditargetkan melayani 65 pelanggan baru di area terpencil.
Menurut Ahmad, hadirnya listrik di kawasan konservasi itu membuka peluang baru bagi warga, mulai dari akses pendidikan, pengembangan ekonomi lokal, hingga peningkatan kualitas hidup. “Penyalaan listrik pertama ini adalah bukti nyata komitmen PLN untuk mewujudkan pemerataan akses energi,” katanya.
Ke depan, PLN berkomitmen memperluas layanan listrik hingga dusun-dusun terpencil dan kepulauan terluar di Jawa Timur. Pada 2025, perusahaan memproyeksikan melistriki 125 lokasi baru di berbagai daerah, termasuk Madura, Kediri, Situbondo, Ponorogo, Jember, dan Malang.
Warga Dusun Bandealit, Agus, mengaku bersyukur setelah listrik masuk ke wilayahnya yang sejak lama belum terjangkau layanan dasar tersebut. “Terima kasih PLN dan Pemerintah Kabupaten Jember yang telah memberikan akses listrik. Semoga ke depan membawa peningkatan kesejahteraan bagi wilayah kami,” ujarnya. (vln)







