DPRD Sulut Dialog dengan Mahasiswa, Terima 11 Tuntutan Aspirasi

oleh -1291 Dilihat
oleh

MANADOBET.COM — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar dialog interaktif bersama sejumlah elemen mahasiswa, Senin (15/9/2025).

Dialog yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD Sulut itu dipimpin Wakil Ketua DPRD Royke Anter dan dihadiri sejumlah legislator, antara lain Amir Liputo, Pierre Makisanti, Nick Lomban, Paula Runtuwene, Hillary Tuwo, Feramitha Mokodompit, Muliadi Paputungan, serta Ruslan Gani.

Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan 11 poin tuntutan yang mereka sebut sebagai aspirasi masyarakat.

Aspirasi itu meliputi transformasi dan revitalisasi DPR, revisi Undang-Undang Partai Politik, audit serta transparansi pendapatan anggota DPR hingga DPRD, hingga penolakan militerisasi ruang sipil. Selain itu, mahasiswa juga mendesak penyelesaian berbagai konflik sosial tanpa tindakan represif, menuntut pencopotan Kapolri, dan mendorong reformasi kepolisian.

Tuntutan lainnya yakni percepatan pengesahan sejumlah rancangan undang-undang, seperti RUU Masyarakat Adat, RUU Perampasan Aset, RUU Pekerja Rumah Tangga (PRT), serta revisi UU Ketenagakerjaan tanpa skema omnibus law. Mereka juga menolak perampasan lahan Kalasey II, reklamasi Manado Utara, serta penggusuran yang menimpa masyarakat Pondol Keraton, Loreng, dan Bailang.

Mahasiswa turut menekankan pentingnya keterlibatan publik dalam perumusan undang-undang maupun peraturan daerah, meminta kenaikan upah minimum 2026 sebesar 8,5 persen hingga 10,5 persen, serta menuntut pencabutan PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang outsourcing dan kontrak kerja.

Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut Royke Anter menegaskan lembaganya siap menindaklanjuti sesuai dengan kewenangan daerah. “Yang pasti, yang menjadi kewenangan DPRD Sulut akan ditindaklanjuti. Sebab dalam tuntutan itu ada juga yang merupakan kewenangan pusat dan kewenangan Pemerintah Kota Manado,” kata Royke.

Dialog berlangsung dalam suasana terbuka. DPRD Sulut menyatakan akan terus membuka ruang komunikasi dengan mahasiswa sebagai bagian dari fungsi representasi rakyat. (rds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.