BPMS GMIM bertemu Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Dukung Natal Nasional di Sulut

oleh -821 Dilihat
oleh

MANADONET.COM- Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) bertemu Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus di Wisma Bumi Beringin, Manado, Rabu, 29 Oktober 2025.

“Terima kasih atas peran aktif gereja dalam menopang kehidupan sosial, pendidikan, dan kemanusiaan di daerah,” ujar Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

Gubernur Sulut Yulius Selvanus juga menceritakan berbagai kesaksian hidup dalam tugas negara maupun dalam kehidupan berjemaat baik di Serang Banten maupun di Manado.

“mengajak seluruh jajaran GMIM untuk turut berperan dalam menyukseskan Perayaan Natal Nasional 2025 yang tahun ini akan digelar di Sulawesi Utara,” kata Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

Lanjut Gubernur Sulut Yulius Selvanus, natal nasional merupakan momentum penting, bukan hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk meneguhkan semangat persaudaraan dan kebersamaan.

“Saya berharap dukungan penuh dari GMIM agar pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan baik dan membawa sukacita bagi semua,” ucap Gubernur Sulut Yulius Selvanus.

BPMS GMIM yang dipimpin Pdt. DR. Adolf Wenas, MTh beserta para Wakil Ketua dan Bendahara menyambut baik ajakan tersebut dan menyatakan kesiapan gereja untuk ikut berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan Natal Nasional, bahkan akan mendukung penuh tugas tugas Bapak Gubernur dalam memimpin Sulawesi Utara.

Selain itu, BPMS GMIM juga menyampaikan undangan kepada Gubernur untuk hadir dalam Ibadah Natal Bersama BPMS dan Para Pendeta GMIM yang akan dilaksanakan pada 1 Desember 2025 mendatang.

“Kami mengundang Bapak Gubernur untuk hadir bersama seluruh pelayan Tuhan dalam ibadah Natal dan persekutuan nanti. Kehadiran pemerintah merupakan wujud kebersamaan kita dalam melayani dan membangun daerah ini,” ujar Pdt DR. Adolf Wenas.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan harmonis antara pemerintah daerah dan lembaga gereja di Sulawesi Utara.

Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu ditutup dengan doa bersama serta komitmen untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja dalam menjaga kerukunan dan mempercepat pembangunan di Bumi Nyiur Melambai. (vln)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.