MANADONET.COM- Rapat kerja (raker) Tim Penggerak (TP) PKK, Dekranasda dan Posyandu se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) resmi dibuka Gubernur Sulut Yulius Selvanus, Selasa, 18 November 2025.
“TP-PKK, Dekranasda dan Posyandu hadir dan bekerja di titik-titik program yang tidak seluruhnya dapat disentuh langsung oleh pemerintah,” kata Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengatakan, TP-PKK, Dekranasda dan Posyandu ini sangat membantu pemerintah. Efektivitas PKK dan organisasi terkait sangat terasa karena program yang mereka jalankan bersifat terorganisir, disiplin, tepat waktu, tepat sasaran, dan dapat diukur.
“Kalau kita keluarkan 50 juta, 50 juta bahkan sisa ya. Program PKK, Posyandu, dan Dekranasda ini paling tepat, karena sampai masuk ke rumah tangga,” ujar Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus juga berharap kirnya PPK dapat mengambil peran strategis dalam mendukung target provinsi, termasuk penurunan angka kemiskinan dan stunting.
“Kebangkitan ekonomi kreatif yang kini menjadi fokus daerah. Dekranasda hadir untuk menghidupkan kembali ekonomi kreatif. Kita sudah siapkan tempat di samping taman yang sebentar lagi selesai, sebagai etalase untuk produk kabupaten/kota. Turis wajib mampir di situ,” kata Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus menambahkan, Dekranasda bisa turun langsung ke lapangan dan menyusun program nyata yang menyentuh pelaku UMKM dan industri kreatif. Kalau sudah bicara ekonomi kreatif, pasti ibu-ibu Dekranasda saja yang kerjakan. Dan itu bagus.
”Pentingnya sinergi PKK dalam sektor pariwisata dan olahraga. Anggota PKK di seluruh kabupaten/kota untuk ikut mengambil peran dalam mendukung atlet-atlet daerah yang kini tengah bersiap dan berlaga di pekan olahraga provinsi (Porprov),” harap Gubernur Sulut Yulius Selvanus.
Sementara itu, dalam laporan kegiatan, Ketua TP PKK Sulut yang juga Ketua Dekranasda serta Bunda PAUD Sulut, Ny. Anik Yulius Selvanus, menyampaikan bahwa rapat kerja ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kepada Pemerintah Provinsi Sulut sebagai pembina PKK.
“Telah terlaksana sejumlah kegiatan, antara lain pemberian bantuan kepada kelompok-kelompok masyarakat serta penguatan kelembagaan PKK, Dekranasda, dan Posyandu,” ujar istri Gubernur YSK tersebut. (vln)







