MANADONET.COM- Chelsea kembali terpuruk setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Everton dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu (22/3/2026) dini hari WIB. Hasil ini memperpanjang tren negatif The Blues sekaligus menjadi kekalahan keempat berturut-turut di semua kompetisi.
Bertanding di Stadion Hill Dickinson, tuan rumah tampil dominan lewat dua gol dari Beto serta satu gol tambahan dari Iliman Ndiaye. Kemenangan ini memastikan Everton tampil superior, sementara Chelsea kembali menunjukkan performa yang jauh dari harapan.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui bahwa kekalahan ini menjadi yang paling mengecewakan sejak dirinya menangani klub asal London Barat tersebut. Ia menyoroti kesalahan fatal timnya yang berujung pada gol-gol mudah bagi lawan.
“Ini adalah malam paling mengecewakan sejauh ini, terutama karena kami sudah membahas pentingnya tidak memberikan gol secara cuma-cuma dan tetap mengendalikan permainan,” ujar Rosenior seperti dikutip dari Football.London.
Ia menambahkan bahwa performa tim sama sekali tidak mencerminkan ekspektasi maupun standar yang diinginkan. “Semua hal itu tidak terlihat. Ini menjadi malam yang sangat sulit, baik dari sisi hasil maupun penampilan,” tegasnya.
Sebelum kekalahan ini, Chelsea juga mengalami hasil buruk setelah dua kali dihajar Paris Saint-Germain dengan skor 2-5 dan 0-3 di babak 16 besar Liga Champions UEFA, serta takluk 0-1 dari Newcastle United di liga domestik.
Akibat hasil ini, Chelsea gagal memanfaatkan peluang untuk menyalip Liverpool yang juga menelan kekalahan dari Brighton & Hove Albion. Saat ini, The Blues masih tertahan di peringkat keenam klasemen dengan 48 poin, terpaut satu angka dari Liverpool dan tiga poin dari Aston Villa yang berada di posisi keempat.
Situasi ini membuat tekanan terhadap Liam Rosenior semakin besar, terutama jika Chelsea gagal segera bangkit dalam beberapa laga ke depan. Konsistensi dan perbaikan lini pertahanan menjadi pekerjaan rumah utama bagi The Blues untuk kembali bersaing di papan atas Liga Inggris. (***)







