Dipimpin Yulius Selvanus dan Victor Mailangkay, Pendapatan Tembus Rp3,65 Triliun dan Ekonomi Tumbuh 5,66 Persen

oleh -523 Dilihat
oleh
Gubernur Sulut Yulius Selvanus

MANADONET.COM- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mencatat kinerja keuangan daerah yang solid sepanjang Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menegaskan pengelolaan fiskal yang semakin efektif, efisien, serta berorientasi pada hasil, sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

Keberhasilan tersebut tak lepas dari kepemimpinan Yulius Selvanus bersama Wakil Gubernur Victor Mailangkay, yang konsisten memperkuat tata kelola keuangan daerah. Kebijakan yang diambil sejalan dengan visi pembangunan menuju Sulawesi Utara yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Dari sisi fiskal, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp3,65 triliun atau 96,38 persen dari target. Sementara itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terealisasi sebesar Rp1,39 triliun atau 91,87 persen, dengan kontribusi terbesar berasal dari sektor pajak daerah. Di sisi belanja, realisasi mencapai Rp3,32 triliun atau 91,36 persen, mencerminkan pengendalian anggaran yang disiplin dan terukur.

Pemprov Sulut juga menjalankan kebijakan efisiensi belanja sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025. Implementasi kebijakan ini dilakukan melalui pengendalian belanja operasional, rasionalisasi kegiatan non-prioritas, serta fokus pada program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Dari sisi neraca, kondisi keuangan daerah menunjukkan penguatan signifikan. Total aset tercatat mencapai Rp11,87 triliun, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp10,78 triliun. Sementara itu, kewajiban daerah berhasil ditekan menjadi Rp847 miliar dan ekuitas meningkat menjadi Rp11,02 triliun, mencerminkan kapasitas fiskal yang semakin sehat dan kuat.

Kinerja keuangan yang positif ini turut didukung indikator makro ekonomi yang unggul. Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada 2025 mencapai 5,66 persen (year on year), melampaui rata-rata nasional. Inflasi tetap terkendali di angka 1,23 persen, sementara tingkat kemiskinan berada di 6,62 persen—lebih rendah dari rata-rata nasional dan menjadi yang terendah di kawasan Sulawesi.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan fiskal daerah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, menjaga stabilitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara berkomitmen untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan melalui optimalisasi pendapatan, efisiensi belanja, serta peningkatan kualitas aset daerah. Dengan kinerja fiskal yang solid, pemerintah optimistis dapat menjaga momentum pembangunan berkelanjutan dan memperluas kesejahteraan masyarakat secara merata. (***)

Valentino Warouw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.