MANADONET.COM – Unit Pelaksana Akademik (UPA) Bahasa Politeknik Negeri Manado (Polimdo) sukses menyelenggarakan tes TOEIC (Test of English for International Communication) bagi mahasiswa yang diproyeksikan mengikuti program magang ke Taiwan, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini merupakan langkah krusial dalam proses seleksi administrasi dan pemenuhan syarat dokumen untuk keberangkatan mahasiswa ke luar negeri tahun ini.
Kepala Program Studi D4 Perhotelan Polimdo, Dimas Ero Permana menegaskan, bahwa kepemilikan sertifikat TOEIC adalah persyaratan utama yang ditetapkan oleh Kementerian Pariwisata di Taiwan bagi tenaga magang internasional.
“Mahasiswa wajib memiliki skor yang ditentukan untuk melengkapi berkas pengurusan visa. Saat ini, mereka sedang mengikuti tes guna memastikan syarat tersebut terpenuhi,” ujar Permana saat diwawancarai awak media.
Dijelaskan Dimas Permana, bahwa untuk tujuan Taiwan, mahasiswa ditekankan untuk mencapai penguasaan bahasa Inggris minimal pada level Bronze. Meski demikian, kemampuan bilingual (Inggris dan Mandarin) tetap menjadi nilai tambah yang sangat diharapkan.
Program magang internasional yang difasilitasi oleh Polimdo ini memiliki karakteristik dan durasi yang berbeda di tiap negara. Untuk Taiwan dan Jepang, program berlangsung selama satu tahun. Sedangkan untuk Jepang, mahasiswa wajib menguasai standar minimal bahasa Jepang.
Sementara, masa magang di China berlangsung selama enam bulan. Fokus utama untuk negara ini adalah penguasaan bahasa Mandarin yang kuat mengingat interaksi harian dengan warga lokal.
Sebagai bentuk dukungan, Polimdo telah memfasilitasi mahasiswa dengan kursus intensif bahasa Mandarin bekerja sama dengan lembaga Fedu sejak Januari 2026.
Antusiasme mahasiswa jurusan Pariwisata terhadap program ini cukup tinggi. Sebanyak 34 mahasiswa mengikuti seleksi untuk program magang ke Taiwan. Sementara itu, untuk program magang ke China, ada 37 mahasiswa yang mengikuti proses seleksi, dan akan disaring menjadi 30 orang peserta.
“Untuk China, hasil wawancara sudah diumumkan hari ini. Sedangkan untuk Taiwan, kami masih menunggu hasil tes TOEIC ini untuk kemudian diproses melalui TETO (Taipei Economic and Trade Office),” tambah Permana.
Program magang ini diharapkan dapat memberikan pengalaman industri perhotelan dan pariwisata bertaraf global, sehingga lulusan Polimdo memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja profesional.








