MANADONET.COM- Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Yulius Selvanus kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat Sulawesi Utara, khususnya dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji yang aman dan nyaman. Hal ini terlihat saat dirinya secara resmi melepas 394 jemaah haji asal Sulut di Asrama Haji Transit Manado, Selasa (28/4/2026).
Pelepasan yang berlangsung khidmat tersebut menjadi momentum penting, bukan hanya bagi para jemaah, tetapi juga mencerminkan keberhasilan kepemimpinan Gubernur Sulut Yulius Selvanus dalam menghadirkan perhatian nyata bagi masyarakat. Salah satu langkah konkret yang mendapat apresiasi adalah pemberian bantuan “Tali Kasih” sebesar Rp5 juta kepada setiap jemaah.
Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian langsung pemerintah provinsi dalam meringankan beban biaya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Di tengah meningkatnya kebutuhan jemaah, bantuan tersebut menjadi bukti hadirnya pemerintah dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulut Yulius Selvanus juga menyoroti bahwa pelaksanaan haji tahun ini memiliki nilai historis tersendiri, karena menjadi tahun pertama pengelolaan penuh oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia yang berdiri secara mandiri.
Tak hanya fokus pada aspek bantuan, Gubernur Sulut Yulius Selvanus turut memberikan pembekalan moral dan spiritual kepada para jemaah.
Gubernur Sulut Yulius Selvanus mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan di tengah perbedaan cuaca ekstrem di Arab Saudi, serta mengajak jemaah untuk lebih fokus pada ibadah dengan meninggalkan sementara urusan duniawi.
Lebih jauh, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menekankan pentingnya membawa nilai luhur Sulawesi Utara, yakni semangat “Torang Samua Basudara”, sebagai identitas yang harus tercermin dalam sikap toleransi, saling menghormati, dan menjaga nama baik bangsa Indonesia di mata dunia.
Kedisiplinan juga menjadi perhatian utama. Gubernur Sulut Yulius Selvanus meminta seluruh jemaah untuk mengikuti arahan petugas pendamping demi memastikan kelancaran dan keselamatan selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Sebagai penutup, Gubernur Sulut Yulius Selvanus menitipkan doa agar para jemaah tidak hanya kembali sebagai haji yang mabrur, tetapi juga membawa keberkahan bagi daerah, sekaligus mendoakan Sulawesi Utara terus maju, damai, dan harmonis.
Diketahui, 394 jemaah yang tergabung dalam Kloter 5 dan Kloter 6 ini akan didampingi oleh tujuh petugas selama menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah.
Pelepasan ini sekaligus menjadi cerminan keberhasilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam memastikan pelayanan keagamaan yang semakin berkualitas dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (***)
Valentino Warouw









