Renungan Harian Keluarga (RHK) 1 Mei 2026: Kasih Yang Terwujud Dalam Tindakan

oleh -623 Dilihat
oleh
Renungan Harian Keluarga (RHK) 1 Mei 2026: Kasih Yang Terwujud Dalam Tindakan

MANADONET.COM- Renungan Harian Keluarga (RHK) pada Jumat, 1 Mei 2026 mengangkat pesan kuat dari 1 Yohanes 3:17 tentang makna kasih yang sejati, bukan sekadar ucapan, tetapi nyata dalam tindakan.

Firman ini mengingatkan setiap orang percaya bahwa kepedulian terhadap sesama, terutama mereka yang berkekurangan, menjadi cerminan nyata kehadiran kasih Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui renungan ini, umat diajak untuk tidak hanya memahami kasih secara teori, tetapi juga menghidupinya melalui perbuatan konkret yang membawa dampak bagi orang lain

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Di zaman modern ini, tidak semua keluarga hidup dengan memiliki rumah yang nyaman, akses pendidikan dan fasilitas hidup yang layak. Dalam beberapa kasus, ada menjadi korban bullying, terabaikan dan dipinggirkan.

Dalam kasus lainnya mereka menjadi obyek eksploitasi yang menguntungkan orang lain. Pertanyaan yang menantang adalah apakah kasih Tuhan Allah sungguh tinggal di dalam kita jika kita menutup hati terhadap orang lain yang sedang butuh pertolongan?

Apakah kita peduli ketika saudara kita sedang dalam kesulitan? Firman hari ini berkata bahwa kasih Tuhan Allah (Yun: agape tou theou) belum nyata jika belum diwujudkan dalam kepedulian kepada sesama dengan menutup hati bagi mereka.

Kata hati di sini menggunakan kata Yunani splagcha (dari splagchnon) yang artinya bukan hanya sekedar hati melainkan juga: mercy; compassion. Jadi, menutup hati di sini berarti tidak mengasihi, tidak berbelas kasih.

Itulah sebabnya, firman hari ini menegaskan bahwa jika seseorang tidak mengasihi dan tidak berbelas kasih, maka sesungguhnya kasih Tuhan Allah tidak ada di dalam dia.

Artinya, jika kasih Tuhan Allah ada dalam kehidupan seseorang maka sepatutnya kasih tersebut harus dipancarkan/diberikan kepada orang lain. Seperti Tuhan Allah yang memancarkan/memberikan/menyatakan kasihNya yang besar kepada manusia.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,

Di tengah dunia yang semakin individualistis, keluarga Kristen dipanggil untuk menjadi contoh nyata tentang kasih yang berbagi, yang memperhatikan dan tidak tinggal diam saat melihat orang lain dalam kesulitan.

Kita tidak harus menjadi kaya dulu untuk membantu. Terkadang yang dibutuhkan hanya waktu untuk mendengarkan, kata yang menguatkan atau kehadiran yang membawa damai.

Jika kita memang diberkati secara materi, maka hal itu adalah kesempatan untuk menjadi saluran kasih Tuhan- Allah bagi orang lain dimulai dari dalam rumah sendiri. Mari kita buka hati, buka mata dan buka tangan kita.

Jangan hanya mengasihi dengan kata-kata tetapi dengan perbuatan dan dalam kebenaran. Sebab kasih Tuhan Allah tidak berhenti di hati kita, kasih itu harus mengalir dan menjadi berkat bagi sesama.

Doa: Ya Tuhan Allah, lembutkanlah hati kami agar tidak menutup mata terhadap sesama yang berkekurangan. Ajari kami untuk mengasihi bukan hanya dengan kata tetapi dengan tindakan nyata. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.