MANADONET.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul dan siap kerja. Komitmen ini dibuktikan lewat kesuksesan penyelenggaraan English Festival 2026 yang berpusat di Auditorium Prof. Rudy Tenda pada Senin (9/6/2026).
Kegiatan tahunan ini dirancang khusus sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris, sekaligus melejitkan kreativitas, kepercayaan diri, dan keterampilan komunikasi dalam menghadapi ketatnya persaingan global.
Acara bergengsi ini dibuka langsung oleh Direktur Politeknik Negeri Manado, Dra. Maryke Alelo, MBA. Turut hadir memberikan dukungan penuh, jajaran Wakil Direktur, Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, perwakilan Unit Pelaksana Administrasi (UPA), serta dosen di lingkungan Polimdo.
Dalam sambutannya, Maryke Alelo menekankan bahwa penguasaan bahasa Inggris bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mutlak yang tidak dapat dipisahkan dari dunia kerja dan perkembangan industri modern.
“Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan yang sangat penting bagi lulusan pendidikan vokasi. Melalui English Festival ini, mahasiswa tidak hanya mengasah kemampuan berbahasa, tetapi juga belajar membangun kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, serta keberanian untuk tampil dan bersaing secara positif,” ujar Maryke.
Maryke juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan budaya belajar yang kreatif dan kompetitif secara berkelanjutan di kalangan mahasiswa, bukan sekadar menjadi agenda seremonial tahunan.
English Festival tahun ini terbilang meriah dengan mempertandingkan sebelas kategori lomba. Berbagai kompetisi yang menguji ketangkasan berbahasa dan kreativitas digital dihadirkan, di antaranya:
- Speech (Pidato)
- Storytelling (Bercerita)
- Debate (Debat)
- Public Speaking
- Kompetisi berbasis kreativitas digital.
Antusiasme peserta begitu terasa. Ratusan mahasiswa dari berbagai jurusan tampil total memberikan performa terbaik mereka di hadapan dewan juri dan penonton yang memadati auditorium. Di penghujung acara, para pemenang dianugerahi sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih.
Menariknya, kemeriahan festival tidak hanya datang dari para peserta lomba. Suasana auditorium pecah riuh saat Direktur bersama para Wakil Direktur dan dosen Polimdo naik ke atas panggung untuk memberikan penampilan tarian spesial. Momen langka ini mendapat sambutan hangat sekaligus berhasil mempererat kebersamaan antara pimpinan kampus dan mahasiswa.
Menutup rangkaian acara, Maryke Alelo berharap bekal yang didapatkan mahasiswa dari festival ini dapat menjadi jembatan kesuksesan mereka di masa depan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya akademik yang positif, kreatif, dan kompetitif. Kami berharap mahasiswa Polimdo terus meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, dan menghadapi tantangan di era global,” pungkasnya optimis.









