Siapkan Calon Wajib Pajak Masa Depan, DJP Gelar Tax Goes To Campus di Polimdo

oleh -658 Dilihat

MANADONET.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terus berkomitmen untuk meningkatkan literasi perpajakan di kalangan generasi muda. Langkah nyata ini dibuktikan melalui kesuksesan agenda Tax Goes To Campus yang digelar di Politeknik Negeri Manado (Polimdo) pada Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini berjalan lancar dan memicu antusiasme tinggi dari para mahasiswa yang hadir.

Melalui program ini, Kanwil DJP Sulawesi Utara, Tengah, Gorontalo, dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) berupaya memberikan edukasi mendalam mengenai pentingnya kesadaran pajak kepada mahasiswa selaku calon wajib pajak masa depan.

Penyuluh Pajak Kantor Wilayah DJP Suluttenggomalut, Sherley Diana Thandung, mengungkapkan bahwa agenda edukasi ini dikemas secara interaktif dan diikuti oleh sekitar 80 mahasiswa.

“Kegiatan Tax Goes To Campus di Politeknik Negeri Manado berjalan dengan baik. Acara berlangsung lancar, mahasiswa sangat antusias serta sangat interaktif dalam memberikan pendapat maupun dalam sesi tanya jawab,” ujar Sherley.

Sherley menjelaskan bahwa materi yang diberikan tidak hanya sebatas mengenalkan sistem birokrasi perpajakan, melainkan menyentuh esensi mendasar mengenai manfaat besar pajak bagi pembangunan nasional serta hak dan kewajiban warga negara.

Dalam pemaparannya, ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk tidak menjadi free rider—istilah bagi mereka yang menikmati fasilitas negara namun enggan berkontribusi.

“Jangan menjadi free rider, karena setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi bagi pembangunan melalui pajak,” tegasnya.

Mengingat mahasiswa merupakan elemen strategis yang akan mengisi pos-pos penting di masa depan, DJP berharap generasi muda ini mampu menjadi motor penggerak budaya patuh pajak di tengah masyarakat.

“Edukasi ini juga mengajak mahasiswa yang merupakan calon wajib pajak masa depan untuk menjadi role model kepatuhan pajak di masyarakat. Pajak tumbuh dari kesadaran dan kepatuhan generasi muda,” tambah Sherley.

Di akhir penjelasannya, Sherley menekankan bahwa kekuatan sebuah bangsa dalam menghadapi dinamika global sangat bergantung pada kemandirian fiskalnya. Oleh karena itu, menanamkan kesadaran pajak sejak dini adalah investasi jangka panjang yang krusial bagi Indonesia.

“Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat menghadapi tantangan global apabila fiskalnya sehat. Karena itu, membangun kesadaran perpajakan sejak dini menjadi sangat penting,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.