Pemkot Manado Perkuat Perlindungan Anak di Era Digital, Gandeng Semua Elemen Lewat Diskusi Publik PP TUNAS

oleh -520 Dilihat
oleh

MANADONET.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terus memperkuat komitmennya dalam memberikan perlindungan kepada anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Diskusi Publik bertajuk “Bersama PP TUNAS: Bijak Digital, Anak Terlindungi” yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Manado, Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia terkait penerapan Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS). Forum tersebut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah, dunia pendidikan, media, hingga masyarakat sebagai bentuk kolaborasi dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda.

Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven P. Dandel, MPH, menegaskan bahwa perlindungan anak di dunia digital menjadi tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Menindaklanjuti amanat dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Pemerintah Kota Manado mengundang seluruh pihak terkait untuk hadir dalam kegiatan Diskusi Publik ‘Bersama PP TUNAS: Bijak Digital, Anak Terlindungi’,” ujar Steaven Dandel.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital semakin kompleks, mulai dari paparan konten negatif, perundungan siber (cyberbullying), hingga ancaman penyalahgunaan data pribadi. Karena itu, sinergi antara pemerintah, sekolah, keluarga, media, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadirkan lingkungan digital yang sehat dan aman.

Melalui forum tersebut, Pemkot Manado juga ingin memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi digital, sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif, produktif, dan bertanggung jawab.

“Perlindungan anak di ruang digital tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi seluruh pihak agar tercipta ekosistem digital yang aman, sehat, dan ramah anak,” jelasnya.

Selain menjadi ruang diskusi, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan komitmen bersama dalam meningkatkan edukasi digital kepada orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat luas. Dengan demikian, anak-anak tidak hanya memiliki akses terhadap teknologi, tetapi juga mendapatkan perlindungan yang optimal saat beraktivitas di dunia maya.

Pemkot Manado optimistis, melalui implementasi PP TUNAS dan kolaborasi lintas sektor, budaya bijak bermedia digital dapat terus ditanamkan sejak dini, sehingga generasi muda mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara aman tanpa mengesampingkan aspek perlindungan, keamanan, dan kesejahteraan mereka di ruang digital. (***)

Valentino

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.