MANADONET.COM – Direktur Politeknik Negeri Manado (Polimdo), Mareyke Alelo mendorong seluruh mahasiswa untuk membekali diri dengan kompetensi bahasa internasional, khususnya Bahasa Mandarin.
Menurut Mareyke Alelo, penguasaan bahasa asing tidak lagi diprioritaskan bagi mahasiswa jurusan pariwisata, melainkan kebutuhan mendesak bagi seluruh disiplin ilmu.
“Peluang tidak hanya terbuka untuk jurusan pariwisata. Saat ini, kesempatan kerja dan kolaborasi global terbuka lebar untuk semua jurusan yang ada di Polimdo,” ujar Mareyke Alelo.
Dikatakan Mareyke Alelo, kesempatan belajar bahasa mandarin, bisa memanfaatkan platform gratis yang tersedia. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah aksesibilitas.
Mareyke Alelo mengingatkan mahasiswa bahwa kendala biaya tidak boleh lagi menjadi alasan untuk berhenti belajar.
Menurut Mareyke Alelo, telah tersedia berbagai platform digital yang memungkinkan mahasiswa belajar Bahasa Mandarin secara mendalam tanpa dipungut biaya.
“Bersiaplah belajar Bahasa Mandarin. Ini tidak membutuhkan dana karena platformnya tersedia secara gratis. Yang dibutuhkan hanyalah kemauan dan konsistensi,” tambahnya.
Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis Polimdo untuk meningkatkan daya saing lulusannya (lulusan vokasi) di pasar kerja. Dengan menguasai Bahasa Mandarin, mahasiswa dari jurusan Teknik, Akuntansi, hingga Administrasi Bisnis diharapkan dapat mengisi posisi-posisi strategis di perusahaan multinasional.
Pihak kampus berharap mahasiswa dapat segera memanfaatkan momentum ini untuk mulai mengeksplorasi modul-modul pembelajaran digital yang ada. Dengan semangat kemandirian dan pemanfaatan teknologi, mahasiswa Polimdo diharapkan siap menghadapi tantangan industri 4.0 dan persaingan global yang semakin ketat.







