Badan Kesbangpol Tomohon dan LPM se-Kota Tomohon Gelar Rakor, Wawali Lumentut Tegas Tolak Organisasi Terlarang

oleh
Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Daerah dan LPM se-Kota Tomohon Gelar Rakor. (ist)

TOMOHON, Manadonet.com- Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Daerah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kota Tomohon gelar rapat koordinasi, dihadiri Wakil Wali Kota Tomohon Wenny Lumentut, di De’Anna Resto & Cafe Tomohon, (Selasa 30/11/2021)

Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut mengatakan, setiap organisasi atau perkumpulan yang terbentuk selalu bertujuan baik, tidak ada satu organisasi dibentuk dengan tujuan membuat kekacauan, kecuali organisasi terlarang dan organisasi intoleransi dengan garis keras.

“Dahulu saya pernah duduk sebagai pimpinan DPRD Provinsi Sulut, dan saya di antara para pimpinan partai yang pertama kali menolak kehadiran FPI dan HTI di bumi Nyiur Melambai ini,” terang dia.

Lanjut dia, rela mengorbankan jabatan sebagai ketua DPD partai politik, karena menjaga kearifan lokal yang ada di Sulawesi Utara. LPM ini sudah pernah dibentuk dan memiliki dasar berdasarkan peraturan daerah Kota Tomohon tahun 2005 no 23. Maka LPM harus bersinergi dengan pemerintah dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota dalam rangka pemberdayaan masyarakat, menjaga kerukunan dan lain-lain yang bertujuan baik.

“Saya harapkan peran serta LPM dalam Musrembang, mari kita kawal, karena setiap penganggaran tanpa melalui mekanisme merupakan target dari pada KPK, karena apa yang dilakukan tiba saat tiba akal itu kebanyakan bertujuan untuk kepentingan pribadi,” kata Wenny Lumentut.

Dia menambahkan, mari bersama-sama kita jaga, kita kawal dan bersinergi agar supaya kepentingan dan kebutuhan masyarakat dari kelurahan, kecamatan hingga kota, dapat terakomodir dalam APBD. Untuk hibah LPM saya jamin tahun 2022 pasti terealisasi, tentunya banyak pertimbangan dari berbagai aspek sehingga nanti tahun 2022.

“Dalam pengambilan kebijakan tentu kami mempelajari dengan baik agar supaya tidak ada dampak hukum dikemudian hari. Akhir kata mari kita jaga kerukunan umat beragama di Kota Tomohon, karena Kota Tomohon merupakan kota pendidikan dan kota religius, kita kawal pembangunan dari semua tingkatan agar masyarakat memiliki kehidupan yang lebih baik, Katuari peleng,” tambah dia.

Narasumber Toar Palilingan, hadir Kaban Kesbangpol Kota Tomohon Ronny Lumowa, yang membacakan laporan kegiatan, serta pimpinan LPM Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Tomohon. (Valentino Warouw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.