MANADONET.COM – Dukungan keluarga ternyata berdampak sangat signifikan untuk penyembuhan pasien Tuberkulosis Paru.
Dukungan moril serta motivasi keluarga sangat diperlukan untuk keteraturan konsumsi obat bagi pasien Tuberkulosis Paru.
Dari penelitian Dosen Poltekkes Kemenkes Manado (Polkesdo) yakni Dr. Marjes N. Tumurang, S.Pd, SKM, M.Kes dan Dionysius Sumenge, S.Pd, M.Kes juga menunjukan hasil serupa.
Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Bahu Kota Manado pada tanggal 13-25 Juni 2016 dengan jumlah populasi 123 pasien dan sampel 20 responden. Dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling.
“Hasilnya, hubungan yang positif dan signifikan antara dukungan keluarga menjadi motivasi keteraturan konsumsi obat pasien tuberkulosis paru,” ungkap Marjes N. Tumurang didampingi dan Dionysius Sumenge.

Dari hasil penelitian ini, disarankan kepada puskesmas untuk melakukan Home Visit/ kunjungan rumah kepada pasien tuberkulosis paru yang tidak teratur berobat serta penyuluhan kesehatan tentang pentingnya keteraturan konsumsi obat dan dukungan keluarga.
“Sedangkan untuk institusi pendidikan, lebih difokuskan lagi dalam kegiatan pengabdian masyarakat melakukan penyuluhan kesehatan bukan hanya tentang penyakit, melainkan juga tentang pentingnya penggunaan fasilitas kesehatan,” pungkas mereka.
Sekadar diketahui, penyakit Tuberkulosis Paru adalah jenis penyakit yang ditakuti masyarakat karena masih terus mewabah diseluruh dunia. Waktu pengobatan yang panjang dengan jenis obat lebih dari satu menyebabkan penderita sering terancam putus berobat selama masa penyembuhan.
Dukungan keluarga sangat memegang peranan penting untuk kesembuhan penderita, dimana dengan dukungan keluarga maka penderita akan mempunyai semangat dan merasa termotivasi untuk teratur mengkonsumsi obat. (*)







