MANADONET.COM- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia melakukan kunjungan ke Polsek Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, Senin (tanggal disesuaikan), dalam rangka penilaian untuk ajang Kompolnas Award 2025. Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Polsek Malalayang mendapat perhatian nasional berkat inovasi dan dedikasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Kapolresta Manado, Komisaris Besar Polisi Irham Halid, mengatakan Polsek Malalayang telah melahirkan sejumlah inovasi pelayanan publik. Beberapa di antaranya adalah layanan SKCK Delivery serta kerja sama rehabilitasi sosial dengan Yayasan Bunga Bakum. Inovasi ini dilakukan untuk menerapkan pendekatan humanis, khususnya bagi anak-anak di bawah umur yang terjaring patroli akibat melakukan tindakan menyimpang.
“Semoga Kompolnas Award 2025 dapat memberi dampak positif dalam peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat,” ujar Irham.
Sementara itu, Kapolsek Malalayang, Ajun Komisaris Polisi Elwin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tim Kompolnas. Dengan kekuatan 40 personel, Polsek Malalayang terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui berbagai unit, termasuk SPKT, Intelkam, Reskrim, serta pelayanan pengurusan SKCK dan izin keramaian.
Sejumlah program unggulan juga telah dijalankan Polsek Malalayang. Di antaranya, Program “Silau Mata” berupa patroli pada pukul 18.00–19.00 WITA untuk mengurai kemacetan dan mencegah kejahatan jalanan, Program “Sibulan” yang fokus menekan angka kriminalitas di jalanan terutama terkait pesta minuman keras dan senjata tajam, serta “Pos Cakalang” yang melakukan patroli pagi dan malam pada titik-titik rawan kemacetan.
“Sebagai ujung tombak pelayanan kepolisian, kami berusaha menjalankan tugas secara humanis dan profesional,” ujar Elwin.
Sekretaris Kompolnas RI, Drs. Arief Wicaksono, SSA, mengapresiasi pelayanan Polsek Malalayang yang dinilai cukup baik, didukung sinergi dengan unsur Forkopimca Malalayang. Ia menegaskan bahwa Kompolnas Award bukan sekadar bentuk penghargaan, melainkan juga mencerminkan tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.
“Kompolnas Award bukan hanya soal kompetisi, tetapi refleksi kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Arief.
Menurut dia, penilaian difokuskan pada satuan kerja, bukan individu. Ia juga menilai kepemimpinan Kapolsek Malalayang mampu merespons kompleksitas tantangan sosial di wilayahnya melalui pelayanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Diketahui, dari jajaran Polresta Manado terdapat dua polsek yang masuk nominasi penerima Kompolnas Award 2025, yakni Polsek Malalayang dan Polsek Singkil. Ajang penghargaan ini telah berlangsung sejak 2022 dan kini memasuki tahun keempat penyelenggaraan. (Valentino)









