MANADONET.COM — Tim peneliti Politeknik Negeri Manado (Polimdo) berhasil kembangkan mesin pencacah plastik, salah satu inovasi unggulan yang dapat bermanfaat bagi sektor industri maupun masyarakat luas.
Mesin pencacah plastik tersebut diperkenalkan dalam pameran Panen Raya Berdikari yang mengusung tema “Mapalus dan Polimdo Expo 2025”, sejak Selasa (19/11/2025) hingga Rabu (20/11/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Stevie Kaligis selaku Ketua tim peneliti yang tampil sebagai salah satu nara sumber dalam giat tersebut memaparkan keunggulan mesin pencacah plastik tersebut, mampu mengolah limbah plastik menjadi produk bernilai tambah, yakni ecobrik berbentuk paving blok yang ramah lingkungan.
Menurut Stevie Kaligis, mesin pencacah plastik tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap teknologi pengolahan sampah yang efisien dan mudah diterapkan.
“Melalui pameran ini, kami ingin memperluas jangkauan informasi mengenai teknologi yang kami kembangkan, sehingga dapat dikenal dan dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang membutuhkan, terutama di bidang pengelolaan lingkungan,” tutur Stevie Kaligis.
Diketahui, Pameran Panen Raya Berdikari Mapalus dan Polimdo Expo 2025, merupakan bagian dari program berdikari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) yang didanai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), untuk memperkuat ekosistem inovasi dan kemandirian ekonomi daerah melalui riset vokasi.
Program berdikari ini menciptakan suatu inovasi teknologi bersama antara pihak peneliti seperti dosen dan masyarakat sebagai pengguna produk penelitian, sehingga apa yang dibutuhkan masyarakat itu juga yang bisa disediakan oleh pihak kampus. (rds)








