MANADONET.COM- Telkom Indonesia melalui Telkom Group Wilayah Telekomunikasi (Witel) Sulawesi Utara dan Maluku Utara (Sumalut) menggelar kegiatan buka puasa bersama anak yatim dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan.
Kegiatan sosial ini dilaksanakan di Panti Asuhan Al Ikhwan Kombos dan Pondok Pesantren Miftahul Huda dengan melibatkan jajaran Telkom, pengurus pondok pesantren, serta para santri dan anak-anak yatim.
General Manager Telkom Witel Sumalut, Guruh Adhi Laksana mengatakan, bulan Ramadan menjadi momentum penting bagi seluruh insan Telkom untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus meningkatkan kualitas ibadah.
“Setelah sembilan bulan bekerja, di bulan Ramadan ini kita melakukan recharge dengan meningkatkan ibadah, baik salat, puasa wajib Ramadan, maupun berbagai amalan lain yang pahalanya dilipatgandakan,” ujar Guruh dalam sambutannya.
Dalam kegiatan tersebut, Telkom Witel Sumalut juga menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim serta bantuan alat tulis untuk mendukung kegiatan belajar mereka.
Tidak hanya itu, Telkom juga berkomitmen memberikan bantuan perangkat komputer kepada pihak pondok pesantren guna menunjang kegiatan belajar mengajar serta meningkatkan literasi digital para santri.
Guruh berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima di bulan penuh berkah ini.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu dan membahagiakan adik-adik sekalian,” katanya.
Di akhir sambutannya, Guruh juga memohon doa agar Telkom yang saat ini tengah menjalani proses transformasi perusahaan dapat terus diberikan kemudahan dan kelancaran, sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Kegiatan buka puasa bersama ini juga diisi dengan tausiyah keagamaan yang menyampaikan pesan tentang pentingnya meningkatkan ibadah, mempererat kebersamaan, serta memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan antara jajaran Telkom, pengurus pondok pesantren, para santri, serta masyarakat yang hadir. (valentino)







