MANADONET.COM- Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado (BKK) bekerja sama dengan Puskesmas Paniki menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG), skrining Tuberkulosis (TB), serta pemeriksaan kadar alkohol bagi pengemudi dan pekerja operasional di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di lobi posko bandara tersebut diikuti 43 peserta yang terdiri dari pengemudi dan pekerja operasional bandara. Pemeriksaan kesehatan ini bertujuan memastikan kondisi kesehatan para petugas yang setiap hari beraktivitas di lingkungan transportasi udara.
Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga melakukan edukasi melalui pemasangan banner informasi kesehatan di sejumlah area bandara. Edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pekerja bandara terhadap pencegahan penyakit menular seperti Campak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit menular lainnya.
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara BKK Kelas I Manado, Puskesmas Paniki, dan PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola Bandara Sam Ratulangi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di lingkungan transportasi udara, khususnya menjelang periode meningkatnya mobilitas masyarakat.
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan ini sangat tepat dilakukan menjelang arus mudik Lebaran.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Momentum ini sangat tepat dilaksanakan menjelang mudik Lebaran, sehingga dapat mengantisipasi kemungkinan adanya petugas bandara yang terdampak penyakit menular. Dengan pemeriksaan ini, kesehatan para petugas dan pengemudi yang beraktivitas di bandara dapat terpantau dengan baik sehingga pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Manado, Resi Arisandi, menjelaskan bahwa kegiatan CKG, deteksi TB, serta pemeriksaan kadar alkohol merupakan bagian dari program pemerintah dalam melakukan skrining kesehatan sejak dini.
“Kegiatan ini bertujuan melakukan skrining awal terhadap penyakit menular maupun penyakit tidak menular. Selain itu, pemeriksaan kadar alkohol juga penting untuk memastikan para pengemudi yang beraktivitas di lingkungan bandara benar-benar tidak mengonsumsi alkohol, sehingga keamanan dan keselamatan penumpang tetap terjaga,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran para pekerja transportasi udara terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat sistem kewaspadaan dini terhadap penyakit menular di pintu masuk negara, khususnya di Bandara Sam Ratulangi Manado menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat saat musim mudik Lebaran.
valentino warouw








