Gubernur Yulius Selvanus: Kepemimpinan Adaptif Jadi Kunci Membangun Iklim Investasi Sulawesi Utara

oleh -505 Dilihat
oleh

MANADONET.COM – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, SE, menegaskan bahwa kepemimpinan yang adaptif menjadi faktor utama dalam menciptakan ekosistem investasi yang sehat, kompetitif, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menjadi narasumber pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIII Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Integritas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (14/7/2026).

Dalam paparannya, Gubernur menekankan bahwa paradigma kepemimpinan birokrasi telah berubah. Seorang pemimpin tidak lagi diukur dari banyaknya regulasi yang diterbitkan, melainkan dari kemampuannya menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pemimpin birokrasi saat ini tidak lagi dinilai dari banyaknya aturan yang dibuat, tetapi dari kemampuannya menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tegas Gubernur.

Menurut Yulius Selvanus, tantangan pembangunan daerah saat ini menuntut hadirnya pemimpin yang mampu beradaptasi dengan perubahan serta membangun kolaborasi yang kuat dalam mendorong percepatan pembangunan.

Ia menguraikan lima karakter utama yang wajib dimiliki seorang pemimpin perubahan, yakni visioner, adaptif, kolaboratif, berintegritas, dan berorientasi pada hasil. Kelima karakter tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi yang profesional, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Gubernur juga mengajak seluruh peserta PKN Tingkat II untuk menghasilkan proyek-proyek perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, setiap inovasi yang lahir dari pelatihan tersebut harus mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat transformasi digital pemerintahan, mempermudah proses investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, ia menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif tanpa mengabaikan aspek pelestarian lingkungan.

Mengakhiri arahannya, Gubernur mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi, memperkuat kolaborasi, serta membawa Sulawesi Utara semakin maju sebagai provinsi yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.

“Marilah kita jadikan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II ini sebagai momentum melahirkan pemimpin-pemimpin perubahan yang mampu menciptakan masa depan Sulawesi Utara yang lebih maju, inklusif, hijau, dan berkelanjutan,” pungkas Gubernur. (***)

Valentino Warouw

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.