Dilantik Martina Dondokambey-Lengkong, Fainsia Tawaang-Kossoh Siapkan Sejumlah Program untuk Majukan TP-PKK Watulaney Amian

oleh -29 Dilihat
Martina Dondokambey-Lengkong (kanan) menyerahkan SK kepada Ketua TP-PKK Watulaney Amian Fainsia Tawaang-Kossoh.

MANADONET.COM – Fainsia Tawaang-Kossoh dilantik sebagai Ketua TP-PKK Watulaney Amian.

Pelantikan dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey Lengkong bersama 128 Ketua TP PKK Desa se-Minahasa periode 2026–2034 di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Selasa (28/7/2026).

Ketua TP-PKK Watulaney Amian Fainsia Tawaang-Kossoh dan Hukum Tua Kim Gery Tawaang bersama Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang.

Fainsia Tawaang-Kossoh mengungkapkan telah menyiapkan sejumlah program untuk memajukan TP-PKK Watulaney Amian.

“Untuk itu, saya mengharapkan dukungan dan partisipasi dari semua ibu-ibu PKK dalam program-program yang akan dilaksanakan untuk kemajuan desa yang kita cintai bersama,” ajak Fainsia Tawaang-Kossoh didampingi Hukum Tua Watulaney Amian Kim Gery Tawaang.

Foto bersama dengan Ketua TP-PKK Kecamatan Lembean Timur dengan Ketua TP-PKK Watulaney Amian, Watulaney, Kayuroya dan Seretan didampingi para Hukum Tua.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Martina W. Dondokambey Lengkong, dalam sambutannya mengajak seluruh Ketua TP PKK Desa yang baru dilantik untuk menjadikan momentum pelantikan ini sebagai panggilan pengabdian tanpa pamrih serta titik awal kebangkitan gerakan pemberdayaan keluarga dari tingkat akar rumput.

Martina menyampaikan empat pesan strategis, yaitu Penguatan Akar Rumput: Menghidupkan kembali semangat gotong royong dan pelayanan langsung di tengah keluarga desa tempat gerakan ini bertumbuh.

Foto bersama dengan Ketua TP-PKK Kecamatan Sonder Mega Dien-Doringin dan Camat Dianny A. Dien.

Sinkronisasi Program Desa, Mengkolaborasikan program PKK dengan pemerintah desa, memastikan masuk dalam RKPDes, serta mengoptimalkan Dana Desa 2026 untuk revitalisasi posyandu, UP2K, dan pelestarian lingkungan.

Intervensi Stunting Fokus pada pencegahan spesifik dan sensitif mulai dari pendampingan remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, hingga balita.

Tampak suasana pelantikan Ketua TP-PKK se-Minahasa periode 2026-2034 di Wale Ne Tou Tondano, Selasa (28/7/2026).

Perencanaan Berbasis Data Menjadikan data akurat sebagai landasan utama perencanaan program agar sasaran pembangunan tepat sasaran dan tidak berjalan tanpa arah.

“Jabatan ini bukan tentang gelar atau pengakuan, melainkan tentang pengabdian tanpa pamrih. Setiap senyum hangat di posyandu dan pelatihan yang dipimpin adalah bagian dari pembangunan yang hakiki,” tutur Martina.

Ia juga mengingatkan para kader untuk terus bekerja dengan ketulusan hati demi menghadirkan dampak abadi bagi kesejahteraan keluarga di Minahasa, seraya memohon dukungan doa agar gerakan PKK senantiasa relevan dan menjadi cahaya bagi masyarakat.

Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey menegaskan bahwa Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa yang baru dilantik memiliki peran krusial sebagai garda terdepan dalam mendukung program prioritas pemerintah.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat.

Ketua TP-PKK Watulaney Amian Fainsia Tawaang-Kossoh bersama keluarga dan kerabat usai pelantikan.

Oleh karena itu, para Ketua TP PKK Desa yang mengemban masa bakti selama delapan tahun (2026–2034) diharapkan mampu menjadi teladan, motivator, serta penggerak handal di tengah masyarakat desa masing-masing.

Tampak hadir dalam pelantikan, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, SS, MAP, Sekertaris Daerah Dr. Lynda Watania, serta Jajaran Pemkab Pemkab Minahasa. (rds)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.