MANADONET.COM- Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jeane Laluyan, menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda reses yang digelar di Kota Manado.
Dalam pertemuan yang dihadiri sekitar 300 warga dari wilayah Kleak-Batukota tersebut, persoalan melemahnya kondisi ekonomi masyarakat serta kebutuhan dukungan terhadap sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi isu utama yang mencuat.
Legislator dari PDI Perjuangan itu mengungkapkan, sebagian besar masyarakat saat ini membutuhkan perhatian nyata dari pemerintah, terutama melalui program-program yang dapat membantu memperkuat ekonomi keluarga.
“Yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah kondisi ekonomi yang sedang sulit. Mereka membutuhkan bantuan pemerintah untuk memulai atau mengembangkan usaha kecil, seperti bantuan oven, mixer, maupun fasilitas UMKM lainnya,” ungkap Jeane Laluyan kepada media.
Menurut mantan anggota DPRD Kota Manado tersebut, semangat masyarakat untuk membangun dan mengembangkan usaha sebenarnya cukup tinggi. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi, terutama terkait keterbatasan sarana usaha dan akses pasar.
Jeane menilai, persoalan pemasaran masih menjadi salah satu hambatan utama bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha mereka.
“Memang sekarang para pelaku usaha masih bingung harus menjual ke mana hasil usaha mereka. Tetapi yang terpenting, mereka memiliki kemauan untuk berusaha terlebih dahulu. Itu harus kita dukung,” tegasnya.
Karena itu, Jeane Laluyan mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk menghadirkan program-program yang lebih strategis dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui pemberian bantuan peralatan, tetapi juga perlu diikuti dengan pendampingan serta pembukaan akses pasar agar usaha masyarakat dapat berkembang secara berkelanjutan.
Kegiatan reses tersebut dirangkaikan dengan ibadah bersama dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang hadir.
Salah seorang tokoh masyarakat, Elsa Rembang, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Jeane Laluyan yang dinilai konsisten hadir dan membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan.
“Beliau memang seorang penatua gereja, tetapi tidak pernah memilih-milih jemaat ataupun masyarakat. Selama itu warga masyarakatnya, Ibu Jeane tetap hadir dan berbuat. Bahkan saat masa reses, ibu-ibu diundang langsung untuk menyampaikan aspirasi,” ujar Elsa.
Berbagai aspirasi yang dihimpun dalam kegiatan reses tersebut selanjutnya akan menjadi bahan bagi Jeane Laluyan untuk diperjuangkan melalui pembahasan kebijakan dan penganggaran di DPRD Sulawesi Utara.
Jeane menegaskan, penguatan ekonomi kerakyatan dan pemberdayaan UMKM harus menjadi salah satu perhatian penting pemerintah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dirasakan semakin berat oleh sebagian masyarakat.
Aspirasi warga Kleak-Batukota itu pun diharapkan tidak berhenti sebatas catatan reses, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program dan kebijakan yang memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (***)
Valentino









