MANADONET.COM – Tim Delta Resmob Polresta Manado mengamankan seorang pria berinisial Sofyan DaipahaSD alias Papar (54) yang diduga melakukan pengancaman melalui media sosial Facebook terhadap Wali Kota Manado, Andrei Angouw.
Terduga pelaku diamankan setelah adanya laporan polisi dengan Nomor: LP/B/1781/VIII/2026/SPKT/POLRESTA MANADO/POLDA SULAWESI UTARA.
Penanganan perkara tersebut dilakukan oleh URC Tim Delta Polresta Manado yang dipimpin Kanit Ipda Kresna Aditya.
Berdasarkan laporan yang diterima kepolisian, peristiwa dugaan pengancaman itu terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 11.15 WITA, di salah satu rumah kopi di Kecamatan Sario, Kota Manado.
Kasus tersebut bermula ketika pelapor, Felix Lalombomida (44), yang diketahui merupakan Kepala Bagian Hukum Kantor Wali Kota Manado, melihat sebuah siaran langsung atau live melalui akun Facebook bernama PAPAR S.
Dalam siaran langsung tersebut, terduga pelaku diduga melontarkan ancaman akan menikam Wali Kota Manado, Andrei Angouw.
Ancaman tersebut diduga dipicu persoalan kendaraan milik terduga pelaku yang sebelumnya diderek oleh anggota Satpol PP Kota Manado dari kawasan pusat Kota Manado.
Merasa keberatan atas adanya unggahan dan dugaan ancaman tersebut, pelapor kemudian mendatangi Mako Polresta Manado untuk membuat laporan polisi.
Menindaklanjuti laporan itu, URC Tim Delta Polresta Manado langsung bergerak melakukan penanganan.
Petugas kemudian memperoleh informasi bahwa Sofyan Daipaha alias Papar telah berada bersama Kapolsek Sario Polresta Manado. URC Tim Delta Polresta Manadoo selanjutnya berkoordinasi dengan Kapolsek Sario untuk menjemput terduga pelaku.
Setelah diamankan, pria berusia 54 tahun yang berdomisili di Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario, itu kemudian dibawa ke Mako Polresta Manado.
Terduga pelaku selanjutnya diserahkan kepada piket penyidik untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Elwin Kristanto ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. “1 Orang pelaku sudah kami amankan, dan saat ini sedang dalam pemeriksaan penyidik,” kata dia, Rabu, 19 Agustus 2026, malam. (***)
Valentino







