MANADONET.COM- Kaum Ibu Katolik (KIK) Paroki St. Fransiskus Xaverius Pineleng menggelar rekoleksi tahunan bertema “Perempuan Katolik Beriman: Keluarga Kuat, Gereja Bertumbuh”, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang diikuti pengurus KIK dari 11 unit ini menghadirkan Pastor Paroki, RD Maxi Manewus, Pr, dan Suster Clemensia, BSJ, sebagai narasumber. Rekoleksi tersebut menjadi momentum untuk memperdalam iman sekaligus memperkuat peran perempuan Katolik dalam kehidupan keluarga, Gereja, dan masyarakat.
Dalam materinya, RD Maxi menegaskan bahwa iman perempuan Katolik tidak cukup diwujudkan melalui doa maupun keaktifan dalam kegiatan gerejawi. Lebih dari itu, iman harus menghasilkan buah nyata melalui sikap, perkataan, dan tindakan sehari-hari.
“Jangan hanya menuntut agar dirimu dihargai. Jadilah pribadi yang membuat orang lain merasa dihargai,” ungkap RD Maxi.
Ia menjelaskan, keluarga merupakan tempat pertama bagi anak-anak untuk belajar tentang iman, kasih, kejujuran, dan pengampunan. Karena itu, orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan keteladanan melalui kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, peran perempuan Katolik dalam pelayanan Gereja juga harus berjalan seimbang dengan tanggung jawab terhadap keluarga. Kesibukan dalam kegiatan rohani maupun organisasi tidak boleh membuat perhatian kepada pasangan, anak-anak, dan orang tua terabaikan.
“Pelayanan yang sejati tidak membuat kita melupakan keluarga, tetapi menjadikan kita semakin mampu mengasihi keluarga,” tegasnya.
RD Maxi juga mengajak para peserta untuk menjaga perkataan, menghindari gosip, berani menerima koreksi, serta membangun persaudaraan yang dilandasi kasih dan sikap saling menghormati.
Dalam evaluasi perjalanan organisasi, ia mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah komunitas tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. Hal yang lebih penting ialah dampak kegiatan tersebut terhadap pertumbuhan iman, persatuan, dan kepedulian kepada sesama.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Rekoleksi, Firni Timban, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Pastor Paroki, RD Maxi Manewus, Pr, Suster Clemensia, BSJ, Ketua KIKA Paroki, Clara Tampun, bersama jajaran pengurus, pengurus KIK di 11 unit, seluruh peserta, para donatur, serta semua pihak yang telah berkontribusi.
Firni berharap rekoleksi tahunan ini menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan, memperbarui semangat iman, dan meningkatkan kualitas pelayanan kaum ibu Katolik di lingkungan paroki.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan semakin dewasa dalam iman dan mampu menghadirkan kasih Kristus melalui keteladanan, kepedulian, serta tindakan nyata yang dimulai dari keluarga sendiri.
“Marilah kita menjadi teladan dalam kehidupan keluarga, masyarakat, serta dalam pelayanan, khususnya di kelompok kategorial KIK,” pungkasnya.
Rekoleksi tahunan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan rohani semata, tetapi menjadi dorongan bagi setiap anggota KIK untuk semakin menghidupi nilai-nilai Kristiani, memperkuat keluarga, dan mengambil bagian dalam pertumbuhan Gereja. (***)







