MANADONET.COM – Inovasi TerraSight AI yang dikembangkan tim peneliti Politeknik Negeri Manado (Polimdo) berhasil meraih Juara 3 Dunia (Third Place) dalam ajang 15th China Innovation and Entrepreneurship Competition 2026, kategori AI + Construction Machinery Division.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi teknologi dari perguruan tinggi daerah mampu bersaing dan memperoleh pengakuan di tingkat internasional.
Ketua Tim Peneliti, Ir. Rudolf Estephanus Golioth Mait, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. dalam konferensi pers, Selasa (3/11/2026) mengungkapkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil perjuangan panjang tim dalam mengikuti kompetisi yang mempertemukan berbagai inovasi dari sejumlah negara.
Menurut Rudolf, proses kompetisi memberikan pengalaman tersendiri, terutama ketika tim mempresentasikan inovasi yang dikembangkan dan mendapatkan perhatian serta apresiasi dari para juri.
Pengakuan tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan TerraSight AI sebagai teknologi berbasis kecerdasan buatan yang dirancang mengotomatisasi proses pemantauan melalui sistem terintegrasi.
Rudolf menyebutkan, teknologi tersebut masih memiliki peluang pengembangan lebih lanjut. Sejumlah inovasi lanjutan telah disiapkan, meskipun belum seluruhnya dapat dipublikasikan karena masih dalam tahap pengembangan.
Keunggulan pendukung lainnya adalah kompetensi seluruh anggota tim yang telah memiliki lisensi pilot drone. Hal ini diperkuat dengan keberadaan Drone Academy di lingkungan Polimdo sebagai wadah peningkatan keterampilan teknologi drone.
Rudolf berharap pencapaian internasional ini menjadi pemicu penguatan riset terapan, inovasi dan kewirausahaan di lingkungan Polimdo, sekaligus mendorong TerraSight AI berkembang menjadi solusi teknologi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan industri.
Link Terkait :








