MANADONET.COM – Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang tergabung dalam Satgas FHQSU kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pasukan perdamaian terbaik.
Di mana, saat ini Satgas FHQSU XXVI-Q TNI memegang peran sentral dalam pelaksanaan Military Support for UNIFIL Security Plan (MSUSP) di Markas Besar UNIFIL, Naqoura, Lebanon.

Komandan Satgas FHQSU XXVI-Q yang diwakili LCDR Chiven C. Sondakh M.T. selaku Force Protection Center Chief menjadi sutradara dalam penyiapan Rencana Kontijensi saat aktivasi MSUSP di lingkungan UNIFIL HQ.
“Suatu kehormatan dan kebanggaan, FHQSU dipercayakan sebagai pemeran utama dalam salah satu kegiatan penting Protection of Civillian (POC) yaitu relokasi dan evakuasi masyarakat sipil (dalam hal ini Staf UN dan keluarganya) saat terjadi eskalasi di Area Operasi Lebanon,” kata LCDR Chiven Sondakh.
Dia menjelaskan, latihan ini juga bagian dari uji protap tupoksi dan tanggung jawab FHQSU sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan menjamin keamanan dan keselamatan personel.
“Serta dukungan logistik yang terpadu dengan kolaborasi erat dengan CIMIC, MCOU, Hospital, MPU, SLFPU dan branch lainnya di lingkungan Markas Besar UNIFIL,” tambah Dansatgas FHQSU Kolonel Inf Allan Surya Lesmana, S.Sos.
Sekadar diketahui, latihan MSUSP ini diawali dengan Final Planning Conference (FPC) dan Top Table Exercise (TTX) dan dilanjutkan ke tahap Walk Through dan Hot Wash di lokasi Green Hill.
Setiap prosedur berjalan sesuai standar operasi, latihan berjalan dengan lancar dan sukses, serta mendapatkan apresiasi dari Tim Security Training dan FC Branch. (kit)







