dan berkat kepada kedua menantunya tersebut serta mencium mereka (1:8-9).
Namun, ternyata Orpa dan Rut menunjukkan penolakan atas permintaan Naomi dengan berkata “Tidak, kami ikut dengan engkau pulang kepada bangsamu” (1:10).
Tetapi Naomi kembali lagi meyakinkan mereka untuk pergi dengan menjelaskan bahwa dia tidak bisa lagi memberikan apa-apa kepada mereka.
Naomi berkata bahwa ia tidak bisa lagi melahirkan anak-anak untuk dijadikan suami mereka nanti,
kalaupun seandainya ia hendak bersuami kembali dan masih dapat melahirkan anak laki-laki,
maka akan terlalu lama waktu yang dibutuhkan jika mereka harus menunggu anak tersebut untuk tumbuh besar.
Naomi menyadari bahwa ia mengalami kepahitan dalam hidupnya, sehingga karena kasihnya ia tidak mau para menantunya turut merasakan kepahitan lebih lama lagi.
Setelah itu, Orpa berhasil dibujuk oleh Naomi sehingga ia pamit dan kembali ke bangsanya.
Akan tetapi, Rut tetap bersikeras untuk mengikuti Naomi dan berpaut (melekat) padanya.
Sekali lagi Naomi mencoba untuk meyakinkan Rut untuk mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Orpa,









