Penelitian Dosen dan Mahasiswa Polkesdo, Edukasi Program Pengobatan Pada Keluarga Berperan Penting Tingkatkan Kepatuhan Minum Obat Pasien Skizofernia

oleh -911 Dilihat
Tim Peneliti Polkesdo yang dipimpin Maria Terok, S.Pd, S.SiT, M.Kes bersama Yanni Karundeng, SKM, M.Kes, Janbonsel Bobaya, S.Pd, M.Kes dan Kusmiyati S.Kep,Ns,M.Kes serta mahasiswi Ananda Putri Ramadhan.

MANADONET.COM — Edukasi program pengobatan yang diberikan kepada keluarga terbukti mampu tingkatkan kepatuhan minum obat pasien Skizofernia.

Ini berdasarkan penelitian yang dilakukan Dosen dan Mahasiswa Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado (Polkesdo) di wilayah kerja Puskesmas Tateli, Minahasa pada 24 hingga 30 April 2025 lalu.

“Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus dengan cara memberikan edukasi langsung kepada para keluarga pasien Skizofernia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman keluarga mengenai pentingnya minum obat secara teratur, serta meningkatnya dukungan yang diberikan kepada pasien dalam menjalani pengobatan,” ujar Ketua Tim Peneliti Maria Terok, S.Pd, S.SiT, M.Kes didampingi Yanni Karundeng, SKM, M.Kes, Janbonsel Bobaya, S.Pd, M.Kes dan Kusmiyati S.Kep,Ns,M.Kes serta Ananda Putri Ramadhan.

Lanjut Maria, edukasi tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam pendampingan pasien.

“Karena pasien Skizofrenia membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat merupakan faktor penting dalam program pengobatan dan perawatan pasien,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Skizofrenia adalah gangguan jiwa berat yang ditandai dengan gejala halusinasi, waham, serta perubahan perilaku yang mengganggu fungsi sosial dan kualitas hidup. (kit/*)

BACA SELENGKAPNYA ARTIKEL KESEHATAN IMPLEMENTASI MENINGKATKAN KEPATUHAN MINUM OBAT PASIEN SKIZOFRENIA di WILAYAH KERJA PUSKESMAS TATELI

No More Posts Available.

No more pages to load.