Di Unklab, Gubernur YSK Tegaskan Arah Besar Pembangunan Sulut Terinspirasi The Art of War

oleh -930 Dilihat
oleh
Di Unklab, Gubernur YSK Tegaskan Arah Besar Pembangunan Sulut Terinspirasi The Art of War

MANADONET.COM- Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, kembali menegaskan arah besar pembangunan daerah saat menjadi narasumber dalam kuliah umum di Universitas Klabat (Unklab), Airmadidi, Minahasa Utara, Kamis (26/2/2026).

Di hadapan siswa, mahasiswa, dan civitas akademika, Yulius memaparkan strategi pembangunan lintas sektor, mulai dari penguatan ekonomi, tata kelola pemerintahan, hingga langkah strategis di sektor pertambangan yang tengah dipersiapkan secara matang.

Gubernur yang akrab disapa YSK itu menyebut, kuliah umum di Unklab merupakan yang ketiga kalinya ia gelar di perguruan tinggi berbeda sebagai bagian dari komitmennya membangun sinergi antara pemerintah dan dunia akademik.

“Kuliah umum sudah saya gelar dua kali, ini ketiga di Unklab. Sebelumnya di dua universitas negeri dan swasta saya pilih Unklab,” ujar YSK.

Dalam pemaparannya, YSK mengungkapkan bahwa gaya kepemimpinannya banyak terinspirasi dari buku klasik strategi militer, The Art of War karya Sun Tzu.

Ia mengutip filosofi terkenal, “Kenali dirimu, kenali musuhmu, maka seribu kali berperang, seribu kali menang.”

Menurutnya, prinsip tersebut tidak hanya relevan dalam peperangan, tetapi juga dalam tata kelola pemerintahan.

“Itu yang saya terapkan di pemerintahan saat ini. Ketahui dirimu. Ini Sun Tzu yang bilang. Ilmu ini saya terapkan di sini,” tegasnya.

YSK menjelaskan, “kenali dirimu” dalam konteks pemerintahan berarti memahami secara jujur kondisi internal pemerintah daerah—mulai dari kekuatan, kelemahan, potensi sumber daya, hingga tantangan birokrasi yang ada. Dengan memahami kondisi internal secara objektif, pemerintah dapat merumuskan kebijakan yang tepat, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Pendekatan ini, lanjutnya, menjadi dasar dalam menyusun kebijakan strategis Sulut ke depan, termasuk memperkuat sektor pertambangan secara terencana, berkelanjutan, dan tetap berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Ia menegaskan, pembangunan tidak boleh berjalan tanpa arah. Pemerintah harus memahami peta kekuatan daerah, membaca tantangan global, serta menyiapkan strategi jangka panjang agar Sulut mampu bersaing dan terus bertumbuh.

Di akhir penyampaian materinya, Gubernur YSK memberikan apresiasi kepada Unklab yang dinilainya konsisten melahirkan sumber daya manusia berkualitas dan berdaya saing.

Sementara itu, Rektor Unklab, Danny Rantung, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Gubernur di tengah kesibukannya.

“Terima kasih banyak buat Bapak Gubernur YSK yang di tengah kesibukan bisa hadir bersama kami di sini,” ujar Rektor.

Ia menegaskan Unklab terus berkomitmen memberikan kontribusi terbaik dalam membangun Sulawesi Utara agar semakin maju dan kuat dalam daya saing.

Secara khusus, Rektor juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Gubernur kepada Elvis Sumanti, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unklab, yang ditunjuk sebagai anggota gugus tugas penelusuran aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Selain itu, Rektor mengungkapkan rasa terima kasih atas rekomendasi Gubernur kepada Unklab untuk memperoleh bantuan pembangunan empat tower rumah susun di lingkungan kampus.

“Surat rekomendasi itu sangat penting bagi kami untuk mendapatkan bantuan empat tower rumah susun di Kampus Unklab,” jelasnya.

Kuliah umum ini menjadi momentum penting penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi, demi mewujudkan Sulawesi Utara yang semakin maju, kompetitif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. (vln)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.