MANADONET.COM– Aksi penganiayaan brutal menggunakan senjata tajam mengguncang warga Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Seorang pria berinisial RK, (30) tewas setelah ditikam dalam insiden berdarah yang terjadi pada Minggu dini hari (12/4/2026) sekitar pukul 00.00 Wita.
Kasus ini diungkap dalam press release yang digelar Polresta Manado, dipimpin langsung Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid, didampingi Kasat Reskrim AKP Elwin Kristanto dan Kasi Humas Iptu Agus Haryono, Senin (13/4/2026).
Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid menjelaskan, pelaku berinisial RK, (21), yang ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban, telah berhasil diamankan dan kini menjalani proses hukum.
“Ini merupakan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Pelaku sudah kami amankan dan sementara dalam proses penyidikan,” tegas Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, insiden maut ini dipicu oleh keributan saat korban bersama dua saksi, AL, (22) dan PM, (20), tengah mengonsumsi minuman keras. Situasi memanas ketika adik pelaku datang dan melakukan kekerasan terhadap korban hingga terjatuh.
Dalam kondisi tersebut, pelaku kemudian menyerang dengan menikam bagian belakang tubuh korban, tepat di pundak kiri, yang mengakibatkan luka fatal.
Korban sempat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Polisi mengungkap, selain dipengaruhi minuman keras, motif sementara diduga berkaitan dengan masalah pribadi antara korban dan pelaku yang sebelumnya pernah diselesaikan, namun kembali memicu konflik.
Saat ini, Sat Reskrim Polresta Manado masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif pasti serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Pihak kepolisian juga telah mengambil sejumlah langkah, mulai dari mengamankan pelaku, memeriksa saksi-saksi, hingga melakukan pendekatan kepada keluarga korban dan pelaku guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras secara berlebihan dan tidak menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Serahkan penanganan kepada pihak berwajib,” tutup Kapolresta Manado Kombes Pol Irham Halid.
Valentino Warouw








