Harumkan Nama Sulawesi Utara, Mahasiswa dan Dosen Polimdo Diundang Khusus ke Taiwan

oleh -665 Dilihat

MANADONET.COM – Politeknik Negeri Manado (Polimdo) kembali mencatatkan prestasi gemilang di kancah internasional. Delegasi dari Jurusan Teknik Sipil Polimdo dipastikan akan bertolak ke Taiwan untuk mengikuti ajang bergengsi The 4th International Student Leaders Meeting yang dijadwalkan berlangsung pada 14–17 Juli 2026 di National Pingtung University of Science and Technology, Taiwan.

Kegiatan mendunia yang diselenggarakan oleh UI GreenMetric ini mengusung tema “Global Youth Leadership for Sustainable Campuses: Driving Innovation, Collaboration, and Digital Action.” Ajang ini merupakan pertemuan para pemimpin mahasiswa tingkat global yang berfokus pada isu-isu keberlanjutan (sustainability) lingkungan.

Menjadi kebanggaan tersendiri, Polimdo terpilih sebagai salah satu Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia—sekaligus menjadi satu-satunya perwakilan dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut)—yang mendapatkan undangan resmi untuk mengutus delegasinya. Polimdo mengirimkan satu mahasiswa berprestasi, David P. Oliver, didampingi oleh dosen pembimbing, Steve W.M Supit, ST, M.Eng, PhD.

Dalam jumpa pers yang digelar, Kamis (7/5/2026), Steve Supit menjelaskan bahwa proses untuk bisa terlibat dalam forum ini sangatlah kompetitif. David Oliver berhasil terpilih menjadi salah satu dari 50 mahasiswa terbaik dunia setelah melalui kurasi ketat terhadap motivation letter dan rekam jejak akademiknya.

“Saya sendiri juga terpilih sebagai salah satu dari 10 dosen pendamping dunia yang akan mengawal David,” ujar Steve Supit dengan bangga.

Steve menambahkan, terpilihnya David didasari atas kapasitasnya yang mumpuni. Mahasiswa Teknik Sipil tersebut dikenal memiliki pengalaman sebagai presenter internasional serta aktif dalam berbagai workshop manajemen sampah.

Sebagai mahasiswa Teknik Sipil yang fokus pada konstruksi bangunan, David P. Oliver tidak datang dengan tangan kosong. Ia membawa inovasi mutakhir yang sejalan dengan poin ketujuh Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu energi bersih dan terjangkau.

“Saya membahas energi terbarukan yang dikombinasikan dengan beton pracetak menggunakan panel surya. Jadi, konstruksi bangunan nantinya dapat menghasilkan energi matahari secara mandiri,” jelas David optimis.

David mengaku sangat bangga bisa membawa nama Polimdo di panggung dunia dan bersanding dengan mahasiswa dari berbagai universitas ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Bagi David, kesempatan ini adalah pembuktian nyata bahwa mahasiswa vokasi, khususnya Polimdo, memiliki daya saing yang setara di level global.

“Saya merasa bangga karena kegiatan ini diikuti mahasiswa dari berbagai negara dan kampus top di Indonesia. Ini menjadi pengalaman berharga bagi saya,” pungkasnya.

Untuk diketahui, UI GreenMetric selaku penyelenggara merupakan sistem pemeringkatan universitas dunia yang menilai komitmen kampus terhadap pengelolaan lingkungan. Fokus penilaian mereka meliputi pengelolaan sampah, energi dan perubahan iklim, serta pendidikan dan riset berbasis keberlanjutan.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa di Sulawesi Utara untuk terus berinovasi dan berani tampil di kancah internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.