Komunitas Jemaat GMIM Surati Presiden Prabowo, Bermohon Uang Rp8,6 Miliar Milik Sinode GMIM Dikembalikan

oleh -14 Dilihat
Kantor Sinode GMIM di Kota Tomohon. (ist)

MANADONET.COM – Komunitas Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) meminta bantuan Presiden Prabowo Subianto terkait uang milik GMIM yang hingga kini masih ditahan sebagai barang bukti oleh aparat penegak hukum.

Dalam surat nomor 08/KJ-GMIM/IX/2026 tertanggal 21 September 2026, Komunitas Jemaat GMIM menyampaikan permohonan pengembalian aset uang sekira Rp8,6 miliar milik 1,1 juta Jemaat GMIM.

Yang tersangkut dalam perkara Tipikor Dana Hibah Pemprov Sulut.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa dalam kasus ini negara dirugikan Rp8,9 miliar berdasarkan audit BPKP.

Dan para terdakwa sudah divonis dan menjalani hukuman.

Namun, hingga saat ini ada uang Rp8,6 miliar yang berasal dari Jemaat, Yayasan Pendidikan dan Yayasan Medika GMIM masih ditahan sebagai barang bukti.

“Dari informasi yang kami peroleh, uang milik jemaat GMIM yang masih ditahan sebagai barang bukti, sekira Rp3,4 miliar di Polda Sulut dan di Kejari Manado Rp5,2 miliar,” ungkap Jimmy Mikael Walewangko, Ventje Lodwjik dan Andry Harits Umboh selaku perwakilan Komunitas Jemaat GMIM.

Mereka menegaskan, uang Rp8,6 miliar tersebut bersumber dari persembahan jemaat untuk pelayanan, pendidikan dan kesehatan. Dan bukan hasil kejahatan.

“Untuk itu, kami memohon kiranya Presiden Prabowo Subianto berkenan memberikan instruksi atau arahan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanudin untuk meneliti dan mempercepat proses pengembalian uang Rp8,6 miliar tersebut kepada Sinode GMIM. Kami yakin dan percaya di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto hukum ditegakan dengan rasa keadilan untuk 1,1 juta jemaat GMIM,” harap mereka seraya mengungkapkan, surat dari Komunitas Jemaat GMIM telah diterima Kemensetneg pada Selasa, 22 September 2026. (kit/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.